Sport

Jumlah Atlet Kontingen Rusia Kian Gemuk

Pelari Amerika Serikat Grant Holloway (tengah) berlomba melawan pelari Rusia Sergey Shubenkov (kiri) pada Kejuaraan Dunia 2019, Doha. (F. Giuseppe Cacace/AFP)

batampos.id – Atlet atletik Rusia yang akan turun dengan bendera netral dalam Olimpiade Tokyo dipastikan mengalami penambahan. Dari yang semula hanya 27 atlet jadi 62 atlet. Penambahan 35 atlet untuk kategori track and field tersebut diputuskan Dewan Atletik Dunia kemarin (8/6) dengan label atlet netral resmi (ANA).

Skema ANA tersebut disetujui Dewan Atletik Dunia sejak Maret lalu. Sebagai catatan, sejak 2015, atletik Rusia disanksi tidak boleh berpartisipasi mengikuti berbagai ajang internasional gara-gara doping.

Nah, dalam Olimpiade 2020, Dewan Atletik Dunia sebetulnya cuma memberikan kuota sekitar sepuluh atlet atletik Rusia. Nama-nama atlet dipilih Federasi Atletik Rusia (RusAF) sendiri. “RusAF boleh memilih nomor untuk bertanding dengan status ANA,” tulis Dewan Atletik Dunia dalam pernyataan resminya. “Namun, harus mengutamakan pemilihan atlet yang ada dalam International Registered Testing Pool,” sambung Dewan Atletik Dunia.

Advertisement

Beberapa sumber menyebutkan, di antara nama-nama yang sudah mendapatkan status ANA itu, ada juara dunia tiga kali lompat tinggi Maria Lasitskene, juara dunia lompat galah Angelica Sidorova, dan peraih medali perunggu kejuaraan dunia lompat tinggi Ilya Ivanyuk. Sayang, tidak semua atlet atletik potensial Rusia mendapatkan status ANA tersebut.

BACA JUGA: Carolina Marin Absen di Olimpiade Tokyo

Salah satunya adalah juara dunia lari 110 meter halang rintang pria Rusia Sergey Shubenkov. Seperti dilansir dari laman Sports Daily, pelari 30 tahun tersebut mengaku tidak tahu-menahu alasan dirinya belum mendapatkan status ANA. “Januari lalu, saya mendapat surat dari AIU (Unit Integritas Atletik). Dan, pada perinciannya (kenapa dia tak bisa mendapatkan status ANA, red) tidak diperinci,” sesal Shubenkov.

Di sisi lain, pelompat jauh wanita Darya Klishina jadi wakil atletik Rusia terakhir yang bertarung di Olimpiade Rio de Janeiro lima tahun lalu. Sayang, saat final, Klishina hanya finis di posisi kesembilan.

Olimpiade 2012 di London jadi kali terakhir atlet-atlet atletik Rusia mencatatkan medali emas. Saat itu, tiga medali emas didapatkan dari sektor putri. Yaitu, yang dicatatkan Natalya Antyukh di 400 meter halang rintang, Yelena Lashmanova di 20 km jalan cepat, dan pelompat tinggi Anna Chicherova. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung