Bintan-Pinang

Kejari Tanjungpinang Surati BPKP Kepri untuk Hitung Dugaan Korupsi di BUMD Tanjungpinang

Kasipidsus Kejari Tanjungpinang Dasril. f. Yusnadi Nazar

batampos.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang masih melakukan penyidikan dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan pengelolaan piutang non usaha Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang tahun 2017 – 2019. Penyidik juga telah menyurati Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kepri guna menghitung kerugian negara atas dugaan korupsi tersebut.

BACA JUGA: Jaksa Periksa Sejumlah Saksi, Penyidikan Korupsi di BUMd Tanjungpinang Terus Berlanjut

“Kami sudah menyurati BPKP Kepri. Pekan ini kami akan berkordinasi agar kerugian negara dapat diketahui sehingga proses penyidikan dapat diselesaikan,” kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tanjungpinang, Dasril, Kamis (10/6/2021).

Advertisement

Pihaknya juga telah menyurati Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna meminta keterangan ahli dalam perkara dugaan korupsi tersebut. “Permintaan keterangan ahli terkait BUMD. Sudah kami surati,” jelasnya.

Dalam penyidikan, lanjut Dasril, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap dugaan korupsi di perusahaan pelat merah tersebut. “Lebih kurang sekitar dua puluhan lebih saksi sudah diperiksa. Jika ada kekurangan akan diperiksa kembali,” tambahnya.

Sebelumnya diketahui Kejari Tanjungpinang meningkatkan status penyelidikan ke tahap penyidikan terkait dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan pengelolaan piutang non usaha Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang tahun 2017 – 2019. Dalam proses penyelidikannya, penyidik menemukan unsur pidana yang mengakibatkan kerugian negara ratusan juta rupiah. (*)

 

Reporter : YUSNADI NAZAR
editor: tunggul