Sport

Lolos dari Musetti, Ditunggu Berrettini

Petenis Italia Lorenzo Musetti. (F. Christophe Archambault/AFP)

batampos.id – Petenis 19 tahun asal Italia, Lorenzo Musetti, memberikan pengumuman pada dunia. Pukulan backhand satu tangan yang dimilikinya merupakan senjata ampuh. Tak salah kalau Musetti disebut akan menjadi salah seorang petenis papan atas dunia di tunggal putra.

Selasa (8/6), di babak 16 besar grand slam Prancis Terbuka, Musetti hampir saja menjungkalkan ranking pertama dunia Novak Djokovic. Nole, sapaan Novak Djokovic, butuh 3 jam 27 menit untuk masuk delapan besar. Musetti takluk di tangan Djokovic dengan skor 7-6 (7), 7-6 (2), 1-6, 0-6, 0-4.

Nah, di dua set pertama itu Musetti garang dengan mampu mengalahkan Nole lewat tiebreak. Namun, di tiga set selanjutnya Musetti keok. Bahkan, Musetti mundur sebelum set kelima rampung akibat cedera punggung.

Advertisement

Bagi Musetti yang baru kali pertama tampil di ajang mayor, menang dua set pertama atas Nole merupakan capaian besar. ”Aku juga terkejut bisa melakukan itu,” ucapnya dilansir Associated Press.

BACA JUGA: Tiga Besar Putri Prancis Terbuka Sudah Hilang

Nole lantas memuji permainan Musetti. Menurut petenis Serbia tersebut, pukulan backhand Musetti tajam dan dirinya sudah merasakan sendiri di dua set pertama. ”Aku selalu suka bertanding dengan petenis-petenis muda. Semangat mereka begitu tinggi,” kata Nole dikutip BBC.

”Tapi, kali ini aku begitu fit. Meski dia unggul satu sampai dua set, aku tetap merasa yakin masih memiliki peluang untuk menang,” lanjut pemilik 18 gelar grand slam tersebut.

Di perempat final, Djokovic melawan Matteo Berrettini. Berrettini lolos delapan besar tanpa berkeringat. Sebab, lawannya di babak 16 besar, yaitu Roger Federer, mundur karena kondisi lututnya tidak fit. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung