Sport

PBSI Siapkan Turnamen Internal, Video, dan Sparring Partner

Tunggal putri indonesia Gregoria Mariska Tunjung. (F. PBSI)

batampos.id – PP PBSI meloloskan 11 wakilnya ke Olimpiade Tokyo 2020 mendatang. Yakni, dua pasang ganda putra, dua tunggal putra, sepasang ganda putri, sepasang ganda campuran, dan satu tunggal putri.

Dalam rangka persiapan menuju Olimpiade 2020 yang kurang dari 50 hari lagi, PP PBSI memutuskan sentralisasi sendiri. Hal itu disebabkan tak ada lagi turnamen bulu tangkis yang bisa dijadikan ajang pemanasan.

Karena itu, PP PBSI menggelar turnamen internal. Turnamen itu rencananya diadakan pada 17-18 Juni di pelatnas PBSI, Cipayung. Sebelumnya, PBSI pernah menggelar turnamen serupa bertajuk Home Tournament Juli tahun lalu.

Advertisement

Kemudian, awal Juli mendatang, 11 pemain yang lolos tersebut akan menjalani training camp lanjutan di Kumamoto, Jepang. Hal itu dilakukan untuk adaptasi dan aklimatisasi pada kondisi di sana. TC di Jepang tersebut digelar selama dua atau tiga pekan sebelum pembukaan Olimpiade pada 23 Juli mendatang.

BACA JUGA: Olimpiade Mepet, PBSI Tak Ubah Komposisi Pelatih

Pelatih ganda campuran Richard Mainaky mengungkapkan, itu adalah persiapan terbaik yang bisa mereka lakukan saat ini. Memang situasinya cukup berbeda dari Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Namun, Richard tidak terlalu khawatir. Sebab, tiap negara juga mengalami hal yang sama.

“Kalau ritme pertandingan bisa didapat saat turnamen internal. Kalau lihat pemain negara lain, sebenarnya kondisinya sama,” jelas Richard. “Soal permainan juga sudah tahu semua, jadi tinggal strategi dan mental yang menentukan nanti,” tambah pelatih yang hobi menembak itu.

Dalam hal ini, mempelajari kekuatan lawan hanya bisa melalui video pertandingan. Karena sebagian besar pemain yang lolos sudah diketahui, tinggal detail-detail permainan yang dipelajari.

“Nanti saya buat tim sparing yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya Praveen/Melati tidak suka bola pendek, nanti tim sparing di-setting banyak kasih bola-bola yang tak disukai mereka,” lanjut Richard.

Sementara itu, pelatih tunggal putra Hendri Saputra mengatakan, batalnya Malaysia Open 2021 dan Singapore Open 2021 memberi dampak pada pemainnya. Untuk itu, Hendri berharap banyak pada turnamen internal agar kondisi mental pemain bisa makin siap.

“Sebenarnya kalau kekurangan tidak banyak. Hanya ada tingkat yang tidak maksimal. Mungkin dari pikiran dan mental dengan kondisi seperti ini akibat jarang bertanding,” terang Hendri. (*)

Pemain PBSI yang Lolos Olimpiade Tokyo 2020

  • Marcus Fernaldi Gideon
  • Kevin Sanjaya Sukamuljo
  • M. Ahsan
  • Hendra Setiawan
  • Praveen Jordan
  • Anthony Sinisuka Ginting
  • Jonatan Christie
  • Greysia Polii
  • Apriyani Rahayu
  • Melati Daeva Oktavianti
  • Gregoria Mariska Tunjung

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung