Bintan-Pinang

Pengembangan Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban, Bintan Butuh Suntikan APBN

Kadishub Bintan, M Insan Amin ikut mendampingi rombongan dari pejabat lintas kementerian saat berkunjung ke beberapa tempat di Kabupaten Bintan, Kamis (10/6). F.Dishub Bintan

batampos.id- Sejumlah pejabat lintas kementerian meninjau beberapa tempat di Kabupaten Bintan, yang berkaitan dengan program strategis nasional, Kamis (10/6/2021). Kadis Perhubungan Bintan, M Insan Amin yang ikut mendampingi rombongan menuturkan, rombongan yang berkunjung ke Kabupaten Bintan merupakan pejabat lintas kementerian.

BACA JUGA: Kementerian Perhubungan Ganti Mobil Dinas dengan Kendaraan Listrik

“Lintas kementerian, ada dari Asisten Deputi Menko Perekonomian, Bappenas, Kemenhub dam BKPM,” sebutnya. Kunjungan sejumlah pejabat lintas kementerian, katanya untuk menyusun rencana yang berkaitan dengan program strategis nasional di Kabupaten Bintan.

Advertisement

Insan menyebut, rombongan mula-mula meninjau pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban di Kecamatan Bintan Utara. Kesempatan itu, Insan menyampaikan ke rombongan bahwa dermaga Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban perlu direhabilitasi dan pembangunan gedung kantor pelabuhan terpadu.

“Rencana akan dilakukan pengembangan gedung kantor pelabuhan terpadu untuk kantor Dishub, Syahbandar, KKP, KPPP, dan Imigrasi,” jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, perlunya perluasan area parkir kendaraan di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban dan relokasi Pos Polisi Lalu Lintas serta rencana penerapan e-ticketing.

Menurutnya, pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban perlu dikembangkan karena tingginya arus penumpang yang berangkat dan datang.

“Masa covid-19 sekarang, rata-rata jumlah penumpang sekira 110 orang, yang datang atau yang berangkat. Sebelum pandemi, sekira 250 orang penumpang yang datang dan 250 orang penumpang yang berangkat,” ucapnya.

Namun, menurutnya, pengembangan pelabuhan masih terkendala karena belum ada detail engenering design (DED) dan belum tersedianya lahan penganti pembangunan pos lantas serta pembebasan lahan di area perluasan parkir.

“Pengembangan pelabuhan masuk proyek skala besar yang membutuhkan anggaran tidak sedikit, kami butuh dukungan dan suntikan APBN, sedangkan program skala kecil di pelabuhan akan diupayakan pemerintah daerah lewat APBD,” harapnya.

Setelah mengunjungi pelabuhan, rombongan meninjau landing point jembatan Batam Bintan di jalan Lintas Barat Bintan, kemudian ke Kawasan Industri Bintan Inti, meninjau ke lokasi pembangunan bandara di Lobam. “Di Lobam meninjau perusahaan Bionesia dan BOMC,” sebutnya.

Selanjutnya, rombongan mengunjungi kawasan wisata Trikora dan terakhir ke kawasan wisata Lagoi. (*)

reporter: Slamet
editor: tunggul