Nasional

Posisi 14 Pejabat Eselon II di Pemprov Kepri Tak Aman

Meskipun Belum Setahun Dilantik

Gubernur Kepri Ansar Ahmad. (Immanuel Sebayang/Batam Pos)

batampos.id – Legislator DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua mengatakan, posisi pejabat esselon II Pemprov Kepri yang belum setahun menjabat tetap tidak aman. Karena Gubernur bisa melakukan pergeseran dengan menggunakan capaian kinerja sebagai parameternya.

“Jika kita merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) tentang Disipilin Pegawai, memang pergantian baru bisa dilakukan setelah dua tahun menjabat. Namun ada pada kondisi tertentu, evaluasi bisa saja dilakukan oleh Gubernur,” ujar Rudy Chua, kemarin di Tanjungpinang.

Politisi Partai Hanura tersebut menjelaskan, Gubernur memang memiliki otoritas untuk membentuk kabinet kerjanya setelah enam bulan menjabat. Namun tidak serta merta bisa menggeser semua posisi. Menurut Rudy, Gubernur bisa melakukan pergantian jika memang pejabat terkait ada perjanjian kinerja. Artinya, capaian kinerja mereka dibawah standar yang digunakan.

Advertisement

“Bukan hanya pada posisi esselon II saja, tetapi posisi Sekda juga berlaku. Namun jika tidak ada perjanjian kinerja, maka baru bisa digeser setelah dua tahun menjabat,” jelas Rudy.

Di era Gubernur Kepri dipimpin Isdianto, Pemprov Kepri sudah melakukan pelantikan 14 pejabat eselon II hasil open bidding dari 16 posisi yang dilelang. Pelantikan gelombang pertama dilaksanakan pada 14 September 2020 lalu. Mereka yang dilantik pada waktu itu adalah Jurami Esram sebagai Asisten I Pemprov Kepri, Yuzet, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dan Mahadi Rahman sebagai Staf Ahli Sosial dan Kesra.

Kemudian, pelantikan gelombang II digelar pada 23 September 2020. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur, mereka yang dilantik adalah Andri Rizal yang diamanahkan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Barenlitbang) Provinsi Kepri. Kedua, Junaidi yang dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri. Nama ketiga yang dilantik pada kesempatan itu adalah Hendri Kurniadi yang didapuk posisi Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri.

Berikutnya adalah Moh Bisri yang didaulat menggantikan Tjetjep Yudiana sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes). Selanjut ada nama Mangara Simarmata yang dipercayakan menjabat posisi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Provinsi Kepri. Nama terakhir adalah Budiharto, adik kandung Gubernur yang turut dilantik sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepri.

Selanjutnya, pelantikan gelombang III dilakukan oleh Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar pada 16 November 2020 lalu. Kedua pejabat yang dilantik pada waktu itu adalah Irmendaz yang didapuk sebagai Kepala Inspektorat Daerah, Provinsi Kepri. Satu nama lainnya adalah Yusmanedi yang dilantik sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Tanjungpinang.

Sedangkan pelantikan gelombang IV dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS. Arif Fadillah pada 5 Februari 2021 lalu. Kedua nama yang dilantik adalah Novianto sebagai Kepala Biro Ekonomi, dan Teddy Mar didapuk sebagai Kepala Satpol PP Provinsi Kepri. Selanjutnya, pada 11 Februari 2021 Hendri dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Provinsi Kepri.

Ada dua posisi strategis lainnya yang dilelang jabatan oleh Pemerintah Provinsi Kepri. Kedua posisi tersebut adalah Kepala Biro Humas dan Protokol, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikan. Namun hingga saat ini, tidak ada keputusan apakah dilantik atau tidaknya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad tidak menampik telah melakukan evaluasi terhadap kinerja Sekda Provinsi Kepri bersama sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kepri. Ditanya apakah evaluasi tersebut merupakan sebagai isyarat ia akan membentuk kabinet kerja yang baru dalam waktu dekat ini?

“Benar ada dilakukan evaluasi. Namun untuk pergantian posisi nanti ada masanya, tunggu saja,” ujar Gubernur di Kantor DPRD Provinsi Kepri, Senin (7/6) lalu. (*)

REPORTER : JAILANI
EDITOR : GALIH ADI SAPUTRO