Ekonomi & Bisnis

Rendahnya Penyerapan Anggaran Disebabkan Sejumlah Program Belum Dipertanggungjawabkan

ILUSTRASI: Pembuatan jalan dan gorong-gorong di Jalan Yos Sudarso, Batuampar, Batam, Minggu 31 Januari 2021, F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos.id – Progres penyerapan anggaran hari ini telah mencapai 27,26 persen. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas mencatat realisasi anggaran 2021 hingga awal Juni sebesar Rp 379,7 miliar atau 27,26 persen dari pagu anggaran yang sebesar Rp 1,39 triliun.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam rapat Komisi XI DPR di Jakarta, Rabu (9/6) menyebutkan, rendahnya penyerapan anggaran disebabkan terdapat sejumlah program yang dilaksanakan pada Mei 2021 belum dipertanggungjawabkan. Contohnya, penyelenggaraan rangkaian kegiatan Musrenbang, kunjungan kerja ke beberapa daerah, dan beberapa kegiatan masih dalam proses lelang.

“Seperti antara lain penyusunan rencana aksi klaster ekonomi superhub IKN,” tuturnya.

Advertisement

BACA JUGA: Bappenas Dorong Akselerasi serta Inovasi Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik

Suharso melanjutkan, pihaknya juga masih melakukan lelang kajian model dinamis perencanaan untuk mendukung infrastruktur prioritas nasional, pengadaan vitamin, serta pengadaan laptop untuk mendukung penerapan integrated digital workspace.

Suharso menambahkan, kementeriannya pun telah menyusun program yang akan dilaksanakan pada tahun depan. Diantaranya, program teknis berupa program perencanaan pembangunan nasional dan program generik berupa program dukungan manajemen.

Sementara, program perencanaan pembangunan nasional, kegiatan utama yang dilakukan adalah penyusunan rencana kerja pemerintah (RKP) 2023, rencana pemindahan IKN, koordinasi pelaksanaan satu data, penyusunan rencana pembangunan jangka panjang nasional (RPJPN) 2025-2045, serta termasuk penyiapan batang tubuh RUU RPJPN 2025-2045.

“Kegiatan lainnya yang juga akan dilakukan yaitu pengembangan pola pendanaan inovatif pengelolaan geopark, serta kajian pelaksanaan peta jalan transformasi ekonomi Indonesia,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung