Infrastruktur

Wan Siswandi Dan Rodhial Huda Fokus Penanganan Covid-19 dan Infrastruktur Umum Kabupaten Natuna

Bupati Natuna, Wan Siswandi dan Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda.

batampos.id- Bupati Natuna Wan Siswandi menegaskan pemerintahan di masa jabatannya fokus pada penanganan covid – 19 dan pembangunan di sektor infrastruktur umum.Penegasan ini selalu disampaikan bahkan berulang kali saat dirinya melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat dilingkungan OPD, FKPD dan DPRD belum lama ini. Bahkan misinya itu juga didukung penuh oleh Wakil Bupati Rodhial Huda.

BACA JUGA: Bupati Natuna: Pembangunan Kantor DPRD harus Diselesaikan

Dari sisi infrastruktur umum, Bupati Wan Siswandi mengaku bersyukur karena output pembangunan Natuna selama ini sudah banyak diperoleh sehingga daerah dapat mengalami kemajuan dari masa ke masa. Ia menyebutkan, para bupati pendahulunya sudah banyak melakukan pembangunan yang besar untuk Natuna dan pembangunan itu dikategorikan berhasil serta sudah dapat dinikmati oleh masyarakat.

Advertisement

Siswandi mencontohkan, di masa pemerintahan Bupati Hamid Rizal pertama berhasil membangun komplek perkantoran Bukit Arai, kemudian dilanjutkan dengan pemerintahan yang dipimpin Daeng Rusnadi berhasil membangun komplek Natuna Gerbang Utaraku (NGU) dengan bangunan ikonik yaitu Masjid Agung Natuna.

BACA JUGA: Ciptakan Tenaga Terampil, Pemkab Natuna Latih Anak Daerah ke Pusat Pelatihan SDM Migas

Begitu juga di zaman kepemimpinan bupati berikutnya, Ilyas Sabli berhasil mewujudkan berbagai pembangunan besar seperti Bandara Natuna menggunakan APDB Natuna. Kemudian SKPT Selat Lampa, dan sejumlah pelabuhan perintis yang tersebar di Pulau Laut, Pulau Subi, Sedanau, Midai dan pengembangan Pelabuhan Serasan yang dilaksanakan secara sharing dengan pemerintah pusat, Provinsi Kepri dan Kabupaten Natuna.

Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda bersama Kapolres Natuna saat meninjau vaksinasi

Sementara di pemerintahan Bupati Hamid Rizal yang kedua, ia berhasil membangun gedung daerah, sejumlah kantor pemerintahan dan pengadaan KMV Indra Perkasa 159 yang bernilai puluhan miliar. “Nah, di masa kami sekarang ini akan fokus pada pembenahan dan penambahan infrastruktur dasar yang masih sangat diperlukan oleh masyarakat,” Ujar Wan Siswandi, Rabu (9/6/2021).

Infrastruktur umum yang dimaksud adalah berupa jalan, lampu penerangan jalan, jaringan air bersih, gedung kantor DPRD dan lain sebagainya yang masih perlu penambahan maupun pengembangan.”Terutama sekali air bersih dan jalan. Dua hal ini jadi permasalahan dasar bagi masyarakat, air masih sering mati di sejumlah wilayah. Ini yang hendak kami fokuskan,” tegasnya.

Bupati Wan Siswandi saat akan divaksin

Mengenai air bersih, pembangunan infrastruktur air bersih telah banyak dilakukan secara sharing oleh pemerintah pusat dan daerah sejak beberapa tahun belakangan ini.

Pembangunan ini dituangkan dalam dua bentuk pembangunan yakni pembangunan sarana yang baru dan berupa pengembangan infrastruktur yang sudah ada. Pembangunan sarana baru berupa pembangunan embung air di sejumlah kecamatan seperti embung Sedanau Bunguran Barat, Embung Kecamatan Pulau Tiga Barat, Embung Pulau Laut dan Embung Teluk Buton.

Selain itu ada juga beberapa embung yang sudah dalam tahap persiapan pembangunan seperti embung di Kecamatan Sersasan dan Kecamatan Bunguran Timur. Di Kecamatan Bunguran Timur terdapat dua persiapan pembangunan embung yakni pembangunan Embung Sebayar dan Embung Teluk Baruk.

“Yang masih belum dibangun ini sudah kita upayakan sejak pemerintahan periode yang lalu di mana saya menjadi Sekda saat itu. Alhamdulillah Sebayar dan Serasan persoalan lahan sudah ditangani dan hampir final, jadi kami atau pemerintahan sekarang ini tinggal melanjutkan itu,” sebut Siswandi.

Bidang ini dipilih menjadi prioritas pemerintah karena ketersediaan air bersih menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang paling besar hingga saat ini.

Ketersediaan air bersih juga bagian dari aspirasi masyarakat saat kampanye dulu. Air bersih ini masih sangat perlu penambahan infrastruktur berikut pengembangan dan perbaikannya. Sepertihalnya di kota Ranai saja persoalan ketersediaan air bersih masih jadi persoalan besar.”Maka ini yang perlu kita atasi dengan membangun Embung Sebayar dan perbaikan jaringan sanitasinya,” papar Siswandi.

Begitu juga dengan pembangunan jalan, menurutnya jalan di Natuna sudah banyak dibangun oleh pemerintah sebelumnnya namun jumlah dan panjangnya masih diperlukan penambahan. Bahkan terhadap jalan yang sudah adapun masih memerlukan pengembangan maupun perbaikan.

Hal yang sama juga dengan penerangan jalan dan sarana pendukung jalan lainnya seperti rambu dan marka jalan serta sistem drainasenya disebut perlu penanganan dengan metode pembangunan atau pengadaan, maupun perbaikan.

“Karena saat ini masih banyak jalan-jalan kita yang masih gelap, bahkan ada sejumlah jalan protokol yang masih belum memiliki penerangan jalan, maka ini juga perlu penanganan sebagai skala prioritas agar keselamatan jalan dan penggunanya dapat ditingkatkan,” paparnya. Dan ada satu infrastruktur penting yang juga disebutkan oleh Bupati Wan Siswandi pada kesempatan itu sebagai prioritasnya yakni pembangunan gedung kantor DPRD Natuna.

Pegawai dilingkungan Pemkab Natuna akan melaksanakan vaksinasi

Gedung kantor untuk para legislator itu dinyatakan prioritas karena hingga saat ini DPRD Natuna masih menempati gedung yang dipinjam pakai dari Kemenkumhan, persisnya Dirjen Keimigrasian Kemenkumham RI.

“Dan juga gedung ini sudah lama dibangun, cuma karena ada satu dan lain hal pembangunannya belum bisa dilanjutkan sampai saat ini. Jadi di masa kami ini, itu juga akan jadi prioritas,” sebutnya.

Namun begitu, Siswandi menegaskan, prioritas – prioritas ini tentu harus dilaksanakan berbarengan dengan prioritas utama Pemkab Natuna yakni mencegah penularan virus corona dan menanggulangi dampak ekonomi yang timbul akibat wabah.

“Kalau memungkinkan, program ini akan dilaksanakan bersama dengan penanganan Covid-19,” ujarnya. Meskipun masa jabatan diemban cuma berdurasi tiga tahun setengah, Namun Bupati Siswandi mengku optimis hal-hal di atas dapat dituntaskan.

Dengan begitu ia berharap dukungan dari semua pihak terutama sekali masyarakat karena semua kegiatan pemerintah tidak akan bisa berjalan baik apabila tidak didukung oleh masyarakat.

“Makanya dukungan moril dan saran pendapat sangat kami perlukan dari masayarakat, tanpa itu kami tidak akan menyelesaikannya secara cepat dan maksimal,” Tandasnya.

Kemudian, Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda berkeinginan agar proses vaksinasi di Natuna berjalan lancar. Ia berharap masyarakat Natuna dapat divaksin seluruhnya. “Selain PNS, TNI dan Polri serta para pegawai swasta dan masyarakat Natuna bisa mendapatkan vaksin. Dengan begitu Natuna menjadi daerah bebas covid-19 dan kembali menjadi daerah dengan status zona hijau,” Ujar Rodhial.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah mensukseskan vaksinasi, Rodhial mengaku, dirinya bersama Bupati Natuna Wan Siswandi sudah disuntik vaksin. Itu adalah bukti bahwa vaksin yang diberikan tidak berbahaya bagi tubuh manusia.

“Vaksin ini sebagai anti bodi untuk kekebalan imun kita. Jadi jangan takut dan mari bersama sama untuk divaksin. Dengam begitu, kita jadi sehat, keluarga jadi aman,” Paparnya.
Dalam program 100 hari kerja pasca dilantiknya Bupati Wan Siswandi dan Wakil Bupati Rodhial Huda, keduanya kini rutin melaksanakan monitoring ke Puskesmas untuk menyaksikan proses vaksinasi kepada masyarakat.

Bakan, tidak hanya sekedar monitoring, Bupati Wan Siswandi dan Rodhial juga ikut memberikan motivasi dengan mendampingi langsung warga yang akan di vaksin. ” Hal ini sebagai bentuk keseriusan kami dan begitu pedulinya kami terhadapat kesehatan masyarakat kami dari bahaya virua covid-19 yang saat ini melanda seluruh dunia,” Pungkasnya.(*)

Reporter: Sholeh
editor: tunggul