Metropolis

Biaya Tes GeNose Jadi Rp 30 Ribu

batampos.id – Tarif uji Covid-19 berupa tes GeNose C-19 di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) kini ditetapkan sebesar Rp 30 ribu atau turun dari tarif sebelumnya, Rp 40 ribu. Tes GeNose di pelabuhan tersebut dikelola oleh pihak Kimia Farma.

“Mulai hari ini (kemarin) tarif tes GeNose di Pelabuhan Domestik Sekupang harganya Rp 30 ribu,” ujar Kepala Pelabuhan Domestik Sekupang, Sohirnadi, Kamis (10/6/2021).

F. Dalil Harahap/Batam Pos
Calon penumpang kapal feri melakukan tes GeNose C-19 di Pelabuhan Sekupang, Rabu (2/6). Biaya tes GeNose di Pelabuhan Domestik Sekupang kini turun jadi Rp 30 ribu.

Adapun, penurunan tarif ini terjadi setelah Pemerintah Provinsi Kepri mendapatkan surat dari Kimia Farma terkait penyesuaian tarif tes GeNose di Kepri yang tarifnya disesuaikan dengan tes serupa di Stasiun Kereta Api di Jakarta.

Advertisement

“Tarif yang ditetapkan sudah sesuai surat edaran Kimia Farma,” tambahnya.

Diketahui, sejak dioperasikan pada 12 Mei 2021 lalu, Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) dilengkapi tiga bilik GeNose C-19. Sohirnadi mengatakan, ketiga bilik tersebut saat ini sudah bisa digunakan penumpang yang akan menggunakan transportasi laut melalui PDS.

Sohir menuturkan, penyediaan fasilitas GeNose C-19 untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi salah satu syarat perjalanan penumpang transportasi laut yang digunakan untuk menekan penyebaran Covid-19. Dengan adanya layanan tersebut, diharapkan dapat mendukung pelayanan kepada penyedia jasa kepelabuhanan, masyarakat dan penumpang.

Amron, salah seorang penumpang yang ditemui di Pelabuhan Domestik Sekupang mengaku, sangat terbantu dengan turunnya harga tes GeNose tersebut. “Penurunan harga tes GeNose ini sangat membantu masyarakat, khususnya bagi kami, warga yang memiliki mobilitas tinggi,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Beto. Ia berharap kebijakan yang membantu warga ini harus diperbanyak. Mengingat, kondisi ekonomi saat ini sangat sulit.

“Perekonomian sangat terasa. Kalau bisa Genose ini disubsidi pemerintah, sehingga kita tidak lagi dibebankan biaya GeNose,” harapnya.

Di Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Telagapunggur Tetap Rp 40 Ribu
General Manager Hang Nadim, Benny Syahroni, mengatakan sudah mengetahui adanya informasi penurunan biaya tes GeNose yang dikelola pihak Kimia Farma tersebut. Namun, penurunan harga itu tidak berlaku di Bandara Hang Nadim Batam.

“Masalahnya pemeriksaan GeNose di Hang Nadim itu dilakukan RSBP (Rumah Sakit Badan Pengusahaan) Batam,” kata Benny, Kamis (10/6).

Ia mengatakan, sejauh ini belum mendengar adanya penurunan tarif GeNose oleh pihak RSBP Batam. “Kami hanya menyediakan tempat, penentuan harga itu wewenang dari RSBP, bukan kami,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pada pemeriksaan GeNose, Kamis (10/6), masih menggunakan harga Rp 40 ribu. Sejauh ini, pemeriksaan GeNose tidak lagi ada kendala atau antrean panjang.

“Aman dan lancar,” ujarnya.

Kepada masyarakat, Benny meminta agar memperhatikan aturan yang ada. Ia mengatakan, tidak semua daerah menerima hasil dokumen negatif rapid test Antigen atau GeNose.

“Ke Kalimantan Barat, wajib menunjukan negatif melalui tes PCR. Sedangkan ke Bali PCR dan Antigen-nya berlaku dua hari saja,” tuturnya.

Sedangkan ke daerah lainnya, bisa menggunakan negatif berdasarkan pemeriksaan PCR yang berlaku 3 hari dan Antigen 2 hari. Pemeriksaan GeNose wajib dilakukan saat akan berangkat.

Sementara itu, Kasatker Pengelola Pelabuhan BP Batam Telagapunggur, Herman, mengatakan hal senada. Ia menuturkan, pemeriksaan GeNose di Pelabuhan Telagapunggur masih menggunakan tarif yang lama.

“Sejauh ini belum ada perubahan. Pengelolaan GeNose di sini dilakukan oleh RSBP Batam,” ucapnya.

Sementara itu, Humas RSBP Batam, Okta Riza, mengatakan, sampai saat ini belum ada penurunan tarif GeNose di pelabuhan atau bandara yang dikelola RSBP Batam.

“Di bawah RSBP tetap Rp 40 ribu,” katanya. (*)