Kepri

Lis: Sekwan Hadir Saat Ada Paripurna Saja, Ali: Jika Tak Sanggup, Mundur Saja

Lis Darmansyah (f.Slamet/Batam Pos)

batampos.id-Sejumlah Legislator DPRD Provinsi DPRD Provinsi Kepri mengecam kinerja Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Kepri, Lamidi. Mereka menilai Sekwan DPRD Provinsi Kepri tersebut kualitas kinerjanya semakin menurun belakangan ini. “Sekwan itu sudah tidak melaksanakan tugas dan fungsi nya sebagai Sekwan . Dia hadir hanya saat ada rapat paripurna,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Kepri, Lis Darmansyah, Kamis (10/6/2021) usai sidang paripurna di Kantor DPRD Provinsi Kepri.

BACA JUGA: Gaji dan SPPD Lambat, Hardcopy Jawaban Pemprov Tak Dibagi, Paripurna DPRD Kepri Banjir Intrupsi

Kondisi tersebut yang menyebabkan kawan-kawan legislator geram. Legislator Komisi III DPRD Kepri tersebut menegaskan, silakan di check kehadirannya. Kinerja yang semakin kendor tersebut berimplikasi pada tidak baiknya manajemen di Kesekretariatan DPRD Provinsi Kepri. Menurutnya, kejadian hari ini ( tidak disajikannya hardcopy jawaban Pemprov) Kepri ke setiap dewan menunjukan adanya kelalain.

Advertisement

“Artinya human error di kesekretariatan ini sebagai penyebab utama. Tentunya cerminan, tidak baiknya kinerja yang diatas berdampak pada kualitas kerja yang di bawah,” tegas Lis Darmansyah.

Sementara itu, politisi senior Partai Golkar, Kamaruddin Ali justeru menuding kinerja Sekretaris Dewan (Sekwan) Hamidi tidak becus dalam bekerja. Legislator Komisi I DPRD Kepri tersebut menegaskan, kejadian hari ini (kelalaian dalam menyediakan jawaban pemerintah) adalah bentuk kinerja yang kurang baik. Menurutnya, jika memang tidak mampu sebaiknya mundur saja.

“Ini adalah kelalaian yang tidak bisa ditolerir, karena sudah lebih dari satu kali kejadiannya. Jika memang tidak sanggup, sebaiknya mundur saja,” tegas Kamaruddin.

Mantan Wakil Rakyat DPRD Kabupaten Lingga tersebut mengharapkan, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad segera melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat, termasuk Sekwan DPRD Kepri. Baginya, jawaban pemerintah adalah penting diketahui, bukan sebatas didengarkan.

“Kita duduk di sini kapasitasnya sebagai wakil rakyat. Makanya jawaban apapun yang diberikan pemerintah terhadap sesuai persoalan, secara tertulis penting kita pegang dan pelajari,” tegasnya lagi.

Sidang Paripurna Banjir Intrupsi

Sidang paripurna dengan agenda jawaban pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap LPP APBD Tahun Anggaran (TA) 2020, Kamis (10/6) banjir intrupsi. Bukan hanya memprotes tentang kelalain sekretariat dewan saja, namun wakil rakyat juga mengungkit terlambatnya gaji dan pembayaran SPPD yang terlambat.

Sidang tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar. Sedangkan dari unsur Pemerintah Provinsi Kepri dihadiri oleh Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina. Sesaat sidang dibuka, intrupsi langsung dilayangkan oleh Politisi PDI Perjuangan, Sahat Sianturi yang mempertanyakan tidak adanya hard copy jawaban pemerintah yang dibagi kepada setiap dewan.

“Sebelum adanya copian jawaban dibagi, kita minta sidang ditunda terlebih dahulu,” ujar Legislator Komisi II DPRD Provinsi Kepri tersebut. Ucapan didukung oleh politisi PDI Perjuangan lainnya, Lis Darmansyah. Menurut Mantan Walikota Tanjungpinang tersebut kejadian seperti ini sudah lebih dari sekali.

Rasa kekecawaan juga turut dilontarkan oleh politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sirajuddin Nur yang meminta untuk diskor sampai copian tersebut dibagikan. Ditegaskannya, jawaban tersebut adalah jawaban pemerintah, bukan Gubernur. Dirinya sebagai wakil rakyat berhak untuk tahu.

“Kalau tidak juga diberikan, PKB akan melakukan perlawanan dan walk out dari paripurna ini,” tegas Sirajuddin.

Berbeda dengan Politisi Partai Demokrat, selain menyinggung kinerja Sekwan, Surya Sardi juga memprotes terkait lambatnya pembayaran gaji dan pembayaran SPPD atau perjalanan dinas. Menurutnya, SPPD sudah berbulan-bulan tidak diselesaikan.

Setelah banjir intrupsi tersebut, pimpinan sidang memutuskan untuk menskor sidang selama 20 menit. Berselang beberapa menit setelah diskor, staf Sekretariat DPRD Kepri langsung membagikan kepada setiap dewan yang hadir di ruang sidang paripurna. Sidang dilanjutkan dengan penyampaian jawaban pemerintah yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina.(*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul