Metropolis

Proyek Pelebaran Jalan Mencapai 60 %

batampos.id – Memasuki semester kedua tahun ini, serapan anggaran di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah mencapai 40-50 persen. Sedangkan pengerjaan proyek sudah berjalan sekitar 60-70 persen.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, beberapa hari lalu, pihaknya sudah menggelar rapat bersama untuk membahas serapan anggaran serta pengerjaan proyek fisik yang sudah berjalan sampai saat ini. Ia mendorong agar anggaran belanja pemerintah bisa berjalan sesuai yang direncanakan.

F. Iman Wachyudi/Batam Pos
Alat berat dioperasikan pada proyek pelebaran jalan di Jalan Ahmad Yani tepatnya di depan Kawasan Industri Cammo, Batam Center, Selasa (8/6). Tahun ini, proyek fisik di Kota Batam sudah berjalan sekitar 60 persen.

”Untuk itu, kami ingin dinas terkait untuk memastikan pengerjaan proyek tidak ada kendala. Karena hal itu akan berdampak terhadap capaian serapan anggaran,” ujarnya, Kamis (10/6/2021).

Advertisement

Sesuai arahan pemerintah pusat, daerah diminta memantau dan memastikan serapan anggaran berjalan baik. Menurutnya, jika pengerjaan sudah mencapai 70 persen, artinya serapan anggaran sudah 50 persen. Hal ini perlu ditekankan agar capaian di akhir tahun ini sesuai target.

Sedangkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD Batam, hingga saat ini masih jauh dari harapan. Di pertengahan tahun, capaian masih di kisaran 20 persen. Penyebabnya, tak lain karena pandemi Covid-19 sehingga sektor penghasil yang selama ini menjadi sumber pendapatan Batam, terjun bebas.

”Seperti sektor pariwisata yang masih megap-megap dan bertahan di tengah pandemi,” sebutnya.

Pemulihan ekonomi menjadi salah satu fokus pemerintah di tengah pandemi. Berbagai kebijakan diambil agar roda perekonomian tetap berjalan. Pada November nanti, diharapkan proyek selesai sesuai target.

”Selain penanganan Covid-19, kami juga harus memikirkan jalannya proyek fisik, serapan anggaran, bahkan ekonomi. Mudah-mudahan akhir tahun hasilnya baik. Kami juga akan terus pantau dan evaluasi hasil setiap bulannya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pengerjaan proyek fisik di kawasan strategis digesa agar dapat selesai tepat waktu. Sebab, kemajuan pengerjaan juga akan berdampak terhadap serapan anggaran yang sudah disiapkan tahun ini.

Untuk proyek fisik masih dipusatkan di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam. Hampir semua proyek fisik dikerjakan dinas yang dipimpin Yumasnur tersebut.
Rudi mengakui, dalam rapat evaluasi capaian pengerjaan masih belum memuaskan. (*)

 

Reporter : YULITAVIA
Editor : RATNA IRTATIK