Sport

Rintangan dari Juara Bertahan

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting. (F. PBSI)

batampos.id – Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie akan melakukan debutnya di Olimpiade. Ginting dan Jojo (sapaan Jonatan Christie) lolos setelah menempati urutan ke-5 dan ke-7 Race to Tokyo. Ini merupakan kali pertama tunggal putra meloloskan dua wakil sejak Olimpiade London 2012.

Nah, di Olimpiade Tokyo 2020 tahun ini, hanya ada satu juara bertahan yang tampil lagi. Dia adalah Chen Long. Sementara Carolina Marin mundur karena cedera. Tiga juara sektor yang lain sudah pensiun.

Meski berusia di atas 32 tahun, Chen Long tetap bisa menjaga performanya. Dia lolos dengan menempati ranking ke-6 Race to Tokyo dan ranking dunia. Pemain Tiongkok itu kali terakhir meraih gelar saat French Open 2019 dan mengalahkan Jojo di final.

Advertisement

Ini akan jadi tantangan tersendiri untuk tunggal putra. Apalagi, dalam delapan kali pertemuan, Jojo belum pernah menang atas Chen Long. Untungnya, Ginting memiliki rekor yang bagus ketika bertemu Chen Long. Dari 12 kali pertemuan, Ginting unggul delapan kali. Dua kali pertemuan terakhir dimenangi Ginting, yakni saat babak grup dan semifinal World Tour Finals 2019 lalu.

BACA JUGA: Ginting Bisa Jumpa Momota

Pelatih Hendri Saputra mengatakan, tiap pemain memiliki kelebihan dan kekuarangan masing-masing. Saat ini dia tidak terlalu memikirkan siapa calon lawannya nanti. ”Yang penting persiapan oke, fokus pada pikiran dan cara main yang tepat. Juga lebih yakin raih target. Berjuang dan hadapi saja lawan yang ada,” tutur dia.

Selain dari Chen Long, banyak pemain Tiongkok lainnya yang juga patut diwaspadai. Salah satunya Shi Yu Qi. Hanya, tim Tiongkok belum pernah bertanding sejak Maret 2020.

Sementara itu, dari 16 peringkat yang lolos, ada beberapa pemain yang moncer selama setahun terakhir. Misalnya Viktor Axelsen yang menyapu bersih dua seri Thailand Open dan Swiss Open 2021 lalu.

Juga kembalinya nomor satu dunia Kento Momota dalam peta persaingan. Hendri menyatakan sudah mengetahui standar anak asuhnya itu. Dia yakin Ginting dan Jojo bisa melewati tiap tantangan dalam Olimpiade nanti.

”Mereka ini sudah berada di level yang sekarang kan sudah lama. Saya lihat bagaimana membuat tekniknya bisa lebih safe, lebih konsisten, dan lebih fokus untuk menerapkan pola main yang benar,” imbuhnya. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung