Ekonomi & Bisnis

Sandiaga Nilai Disertasi Ibas Menjadi Masukan untuk Pariwisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyebut ada 34 juta lapangan pekerjaan yang terancam hilang akibat pandemi Covid-19. (istimewa)

batampos.id – Menparekraf, Sandiaga Uno menilai topik yang diangkat Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam sidang promosi doktor (S3) di Institut Pertanian Bogor sangat menarik dan menjadi masukan bagi sektor pariwisata.

Dalam sidang tersebut, Ibas memaparkan beberapa hal penting yang ditemukannya dalam tesis yang berjudul “Strategi Pembiayaan dan Investasi untuk Pengembangan Pariwisata Terpadu yang Berkelanjutan dan Inklusif”.

Sandiaga mengatakan, Labuan Bajo merupakan satu dari sekian daerah super prioritas yang sedang fokus dikembangkan oleh pemerintah sesuai arahan Presiden Jokowi. Labuan Bajo memiliki banyak potensi, tidak hanya keindahan alam, namun juga kekayaan satwa endemiknya.

Advertisement

“Keunikan alam dan keajaiban kehidupan komodo menjadi daya tarik utama. Presiden menargetkan Labuan Bajo sebagai pariwisata premium,” ujar Sandiaga dalam keterangan kepada JawaPos.com, Kamis (10/6).

Sandiaga menerangkan lebih lanjut bahwa makna premium bukan berarti eksklusif bagi masyarakat. Justru sebaliknya, masyarakat harus bisa mengakses destinasi wisata ini dengan mudah karena pembangunan pariwisata tidak dapat dipisahkan dari masyarakatnya.

BACA JUGA: Partai Demokrat Sebut Ibas Tak Ada Kaitannya dengan Kasus Korupsi Hambalang

Oleh karenanya, pembangunan yang terpadu dan berkelanjutan tentu sangat diperlukan. Dia menambahkan bahwa materi yang dianalisis Ibas dalam disertasinya sangat berkaitan dengan pembangunan yang berkelanjutan ini.

“Materi Mas Ibas tentu menjadi masukan yang sangat biasa berarti dalam pengayaan strategi pembiayaan dan strategi investasi, tidak hanya untuk Labuan Bajo tapi juga dapat diterapkan di berbagai destinasi wisata lainnya,” katanya.

Menparekraf yang saat ini sedang bertugas di Provinsi Sumatera Utara ini bahkan mengaku tidak sabar untuk bertemu Ibas secara langsung dan membahasnya lebih dalam. “Selamat dan sukses bagi Mas Ibas! Luar biasa, agar hasil yang disampaikan dapat memberikan manfaat yang luas. Saya tertarik banget untuk membahas hasil disertasinya untuk membangun Labuan Bajo lebih baik lagi dan membangun pariwisata kita agar bisa pulih,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung