Internasional

Sukses Kembali Turunkan Penyebaran Covid-19, Singapura Perbolehkan Warga Kumpul-Kumpul

Ilustrasi warga Singapura antri beli makanan di salah satu stand di kawasan China Town, beberapa waktu lalu. ( F Ist)

batampos.id – Pemerintah Singapura sukses kembali menurunkan angka penyebaran COvid-19. Dengan begitu, kebijakan berkumpul warganya pun diperbolehkan kembali. Dari larang tidak lebih dari dua orang, kini bisa berkumpul lima orang.

Acara lokal dapat mulai menampung lebih banyak orang, sementara layanan perawatan pribadi yang mengharuskan pelanggan melepas masker wajah, seperti perawatan wajah, juga dapat dilanjutkan.

Kementerian Kesehatan (MoH) Singapura telah mengumumkan secara resmi. Pembatasan yang dilonggarkan kembali menempatkan negara itu kembali ke fase 3 dari pelonggaran aturannya di tengah berkurangnya laporan kasus yang ditularkan secara lokal. Namun, negara itu masih tetap waspada.

Advertisement

Sementara makan di restoran dan pergi ke gym dan pusat pendidikan, baru mulai diizinkan mulai 21 Juni 2021 mendatang. Sementara bekerja dari rumah akan tetap menjadi pengaturan ketat untuk karyawan.

Selain itu, apotek lokal akan mulai menjual alat tes Covid-19 kepada publik pada 16 Juni, terbatas hingga 10 alat per orang. Program vaksinasi nasional juga akan mulai menerima pendaftaran bagi mereka yang berusia 12 hingga 39 tahun mulai besok. Mereka yang berusia di bawah 18 tahun harus mendapatkan persetujuan orang tua sebelum melakukannya.

Pasien yang sembuh diizinkan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dosis tunggal, bukan dua dosis. Kementerian mengatakan bahwa mereka yang pulih dalam enam bulan terakhir dianggap memiliki kekebalan yang lebih kuat daripada yang lain.

Singapura memberlakukan kembali beberapa pembatasan Covid-19 bulan lalu di tengah gelombang baru kasus yang ditularkan secara lokal dimulai dengan wabah di Rumah Sakit Tan Tock Seng dan Bandara Changi, yang telah ditutup hingga Minggu. Jumlah kasus komunitas harian berkurang dari lusinan menjadi satu digit pada minggu ini. (*)

Reporter: Jpg
Editor: Chahaya Simanjuntak