Kepri

Syarat jadi Sekda Minimal Golongan IV C

Kepala BKPSDM Provinsi Kepri, Firdaus

batampos.id-Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Provinsi Kepri, Firdaus mengatakan belum ada Pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yang mendapatkan instruksi untuk mengikuti Diklat Pimpinan 1 (Diklatpim 1) dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Padahal itu sebagai syarat untuk menduduki kursi sekretaris daerah.

BACA JUGA: Dari Sekda Terus ke Staf Ahli, Sekarang Riono Jabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemko Tanjungpinang

“Belum ada pejabat yang mendapatkan perintah dari Gubernur untuk mengikuti Diklatpim 1. Karena memang salah syaratnya adalah mengikuti Diklatpim 1,” ujar Firdaus, Kamis (10/6) di Kantor DPRD Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

Advertisement

Mantan Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Pemprov Kepri tersebut menjelaskan, syarat lainnya yang harus diperhatikan adalah usia pejabat. Menurutnya usia maksimal ketika ditunjuk menjadi Sekda Provinsi adalah 57 tahun dengan pangkat golongan IV C. Artinya, pejabat yang punya peluang adalah yang sesuai dengan kreteria tersebut.

Ditanya berapa banyak pejabat esselon II Pemprov Kepri saat ini yang memenuhi syarat-syarat? Mengenai hal itu, Firdaus mengatakan belum mengetahui secara pasti. Namun demikian, pada tahun 2022 mendatang banyak Pejabat Eselon II Pemprov Kepri yang Masuk Masa Pensiun (MPP) termasuk dirinya. “Kalau untuk tahun ini berapa jumlah Esselon II Pemprov Kepri yang pensiun belum kita data. Nanti kita informasikan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Kepri, TS. Arif Fadillah menolak untuk bicara tentang kemungkinan apakah dirinya diberdayakan kembali menjadi Sekda Provinsi Kepri kedepan atau tidaknya. Menurutnya, itu bukan kewenangannya atau kapasitasnya.

“Saya tidak mau ikut campurlah, karena itu bukan kewenangan saya. Saya ini hanya pekerja saja,” ujar Arif, kemarin di Tanjungpinang.

Berdasarkan penelusuran data di BKPSDM Provinsi Kepri, Sekda Provinsi Kepri saat ini, TS. Arif Fadillah masih berusia 55 tahun. Kemudian untuk Asisten I, Juramadi Esram 56 tahun, Asisten II, Syamsul Bahrum 60 tahun, dan Asisten III, Muhammad Hasbi 55 tahun.

Kemudian mengenai nama-nama yang santer disebut sebagai Sekda Kepri selanjutnya, seperti Kepala Kesbangpol Provinsi Kepri, Lamidi sudah 59 tahun. Selain itu juga ada nama Reni Yusneli. Perempuan yang pernah duduk sebagai Plt Sekda Kepri tersebut genap berumur 58 tahun pada tahun 2021 ini.

Terpisah, Legislator DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua mengatakan, merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) tentang Disipilin Pegawai, pembentukan kabinet kerja baru dibenarkan setelah enam bulan menjabat sebagai Kepala Daerah. Kemudian bagi pejabat yang belum dua tahun menjabat evaluasi bisa saja dilakukan oleh Gubernur.

Politisi Partai Hanura tersebut menjelaskan, Gubernur memang memiliki otoritas untuk membentuk kabinet kerjanya setelah enam bulan menjabat. Namun tidak serta merta bisa menggeser semua posisi. Menurut Rudy, Gubernur bisa melakukan pergantian jika memang pejabat terkait ada perjanjian kinerja. Artinya, capaian kinerja mereka dibawah standar yang digunakan.

“Bukan hanya pada posisi eselon II saja, tetapi posisi Sekda juga berlaku. Namun jika tidak ada perjanjian kinerja, maka baru bisa digeser setelah dua tahun menjabat,” jelas Rudy Chua.(*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul