Ekonomi & Bisnis

Giant Tutup Juli, 7.000 Pegawai Terancam Kena PHK

Ilustrasi Gerai Giant (Dok. JawaPos.com)

batampos.id – Pada akhir Juli 2021 mendatang seluruh gerai Giant akan tutup. Dengan adanya penutupan gerai tersebut diperkirakan sebanyak 7.000 pegawai terancam terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Namun, PT Hero Supermarket Tbk (HERO) memastikan akan menjamin hak para pekerja terdampak dapat terpenuhi.

Direktur PT Hero Hadrianus Wahyu Trikusumo mengatakan, pihaknya telah mengkomunikasikan hal ini secara jelas kepada tiap karyawan dan telah melakukan yang terbaik guna memastikan masa transisi yang lancar, serta memperlakukan semua pihak dengan adil dan rasa hormat.

“Karyawan yang terdampak dapat melamar pekerjaan di lini bisnis kami yang lain,” ujarnya mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/6).

Selain itu, Ia melanjutkan, pihaknya juga berharap dapat menyediakan peluang baru seiring dengan pengembangan bisnis lainnya yang memiliki potensi pertumbuhan positif yaitu Guardian, IKEA, dan Hero Supermarket.

BACA JUGA: Pekerja Giant Diberikan Keterampilan untuk Bekerja Lagi atau Berwirausaha

“Selain itu, kami berharap akan ada kesempatan kerja bagi sejumlah karyawan kami yang bekerja di gerai yang mungkin akan diambil alih oleh perusahan ritel lainnya,” imbuhnya.

Perseroan berencana untuk mengubah hingga 5 gerai Giant menjadi IKEA dan secara aktif mengevaluasi kelayakan untuk mengubah beberapa gerai Giant menjadi Hero Supermarket.

Saat ini, lanjutnya, Perseroan sedang bernegosiasi dengan pihak ketiga mengenai potensi pengalihan kepemilikan sejumlah gerai Giant. “Namun, saat ini kami tidak dapat memastikan berapa banyak toko gerai yang akan berhasil dijual ke pihak ketiga,” ucapnya.

Setiap gerai yang tidak akan dikonversi atau dijual sayangnya akan ditutup. Sejumlah lokasi gerai Giant saat ini dimiliki oleh PT Hero, oleh karenanya Perseroan juga sedang menjajaki opsi terkait monetisasi aset tersebut. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung