Bintan-Pinang

Indigo Hotel dan Holiday Inn Resort Ditargetkan 2022 Beroperasi di Lagoi

Direktur Graha Agung Indah Sentosa, Hariyadi Suprapto saat menekan tombol sirine di topping off ceremony di lokasi proyek hotel yang berada di kawasan Lagoi Bay, Lagoi, Selasa (22/6). F.Slamet Nofasusanto

batampos.id – Investasi di Bintan masih menjanjikan meskipun di tengah pandemi. Dua hotel baru yakni Indigo Hotel dan Holiday Inn Resort segera hadir di kawasan wisata Lagoi. Senin (22/6/2021) siang, Graha Agung Indah Sentosa, bagian dari Mandiri Group melakukan topping off ceremony di lokasi proyek hotel yang berada di kawasan Lagoi Bay, Lagoi.

BACA JUGA: Tekan Penyebaran Kasus Covid-19, Pekerja Hotel di Lagoi Dites Genose Secara Acak

Kegiatan konstruksi tahap akhir ini ditandai dengan menekan tombol sirine oleh pemilik hotel, Hariyadi Suprapto disaksikan salah satu direksi Mandiri Group, Artur Batubara dan GGM PT. Bintan Resort Cakrawala (BRC), Abdul Wahab.

Advertisementjudul gambar

Salah satu direksi Mandiri Group, Artur Batubara optimis pariwisata Bintan makin berkembang, terlebih Bintan memiliki lokasi yang strategis dan didukung akses masuk wisatawan mancanegara dan domestik.

Karena itu, Mandiri Group memberikan warna industri pariwisata di Bintan dengan menghadirkan dua hotel kelas bintang lima. Artur menjelaskan, pembangunan hotel dimulai tahun 2019 di lahan seluas 11 hektare dengan nilai investasi sekitar Rp 1 triliun

Salah satu direksi Mandiri Group, Artur Batubara (kanan) bersama rombongan meninjau lokasi proyek setelah topping off ceremony di lokasi proyek hotel yang berada di kawasan Lagoi Bay, Lagoi, Selasa (22/6). F.Slamet Nofasusanto

Secara keseluruhan pembangunan kedua hotel sudah mencapai sekira 60 persen. Namun, konstruksi sudah sekira 90 persen. Artur menargetkan triwulan ketiga tahun 2022, Indigo Hotel dan Holiday Inn Resort sudah beroperasi.

“Mudah-mudahan pandemi segera berakhir, dan wisatawan domestik maupun mancanegara sudah dibolehkan berwisata ke Lagoi,” harap Artur.

Disinggung konsep hotel, dia menjelaskan, kedua hotel berdesain internasional dengan mengangkat konsep kearifan lokal yang ada di Bintan. Indigo Hotel dengan kapasitas 120 kamar memiliki desain interior kelong laut.

Sedangkan desain taman dan interior Holiday Inn Resort dengan kapasitas lebih 250 kamar lebih ke hutan bakau. Disinggung jumlah tenaga kerja yang terserap apabila kedua hotel beroperasi?

Artur memperkirakan sekira 550 orang tenaga kerja yang bakal terserap dan sebagian besar merekrut tenaga lokal. “Itu baru yang langsung di hotel saja, belum yang tidak langsung seperti bagian keamanan dan lainnya. Saya rasa bisa menyerap seribu orang tenaga kerja,” harapnya.

Direktur Graha Agung Indah Sentosa sebagai perusahaan yang memiliki hotel, Hariyadi Suprapto mengharapkan kedua hotel menjadi hotel yang favorit di kalangan wisatawan.

Sementara, GGM PT. Bintan Resort Lagoi, Abdul Wahab mengatakan, hadirnya Indigo Hotel dan Holiday Inn Resort di kawasan wisata Lagoi merupakan pilihan yang sangat tepat.

Selain itu, menurutnya, kehadiran kedua hotel itu akan menambah deretan hotel dan resort yang ada di kawasan wisata Lagoi. Dia juga sangat mengharapkan, Indigo Hotel dan Holiday Inn Resort dapat bergabung dalam Bintan Resort Council, yang beranggotakan semua hotel dan resort di kawasan wisata Lagoi.

“Dalam organisasi ini, kita dapat bersama-sama memikirkan ide dan solusi terbaik untuk memasarkan destinasi wisata Bintan Resort,” harapnya sembari mengatakan bahwa pandemi covid bukan masalah namun tantangan yang harus dihadapi bersama. Selanjutnya, acara ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng serta meninjau lokasi proyek. (*)

Reporter: Slamet
editor: tunggul