Politika

PKB Usulkan Cak Imin Duet dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024

Ilustrasi: Pilpres 2024 (Kokoh Praba/Dok.JawaPos.com)

batampos.id – Wakil Bendahara Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nasim Khan, mengaku pihaknya mengusulkan supaya ketua umumnya Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk Pilpres 2024 mendatang.

Nasim mengatakan, pasangan tersebut dirasa cocok menjadi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di hajatan lima tahunan 2024 mendatang.

“Kalau ditanya Pilpres 2024, cocoknya ya Cak Imin-Bang Anies, saatnya bersatu untuk ummat,” ujar Nasim kepada wartawan, Selasa (22/6).

Advertisementjudul gambar

Nasim mengatakan, pasangan Cak Imin-Anies sangat ideal dan berpotensi diusung koalisi partai politik di DPR, baik yang berlatar belakang religius maupun nasionalis di Pilpres 2024.

“Beberapa partai Insha Allah siap mendukung (pasangan ini-Red),” katanya.

Jika itu terealisasi, Nasim yakin pasangan Cak Imin-Anies bakal menang dengan mudah di Pilpres 2024. Indonesia bisa menjadi negara yang makmur, adil dan rakyatnya bakal sejahtera.

“Pasangan pilpres 2024 untuk persatuan umat dan bangsa idealnya ya Cak Imin dan Bang Anis Baswedan, Insha Allah Indonesia akan menjadi negeri yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur,” ungkapnya.

Nasim membeberkan alasan pasangan Cak Imin-Anies bisa menang dengan mudah di Pilpres 2024. Menurutnya keduanya dalam beberapa survei selalu masuk lima besar nasional. Akar rumputnya nyata, solid dan kelompok pemilihnya berbeda.

Kemudian mereka jadi bisa saling melengkapi, Cak Imin mewakili organisasi islam terbesar di Indonesia yaknu Nahdaltul Ulama (NU).

“Sementara Bang Anies kan banyak dari kalangan Muhammadiyah dan organisasi Islam lain juga sangat menginginkannya, mereka juga dekat dan bersahabat dengan para tokoh agama lain,” imbuhnya.

Nasim mengungkapkan, kalangan santri, kiai, ulama dan masyarakat pedesaan juga terus mendesak agar Ketua Umam PKB itu maju sebagai calon presiden di tahun 2024. Hal tersebut karena Cak Imin dianggap sebagai tokoh yang saat ini bisa merepresentasikan politik NU.

“Suara warga NU ini sangat menentukan, hampir 100 juta. kalangan santri saja jumlahnya kurang lebih 15 jutaan, ustaznya lebih kurang 1 Juta, Pondok pesantren kurang lebih 35 ribu pesantren yang tersebar diseluruh Indonesia. Kami yakin pasangan ini bisa menyatukan suara ummat dan bangsa. insha alloh rakyat solid mendukung Cak Imin-Bang Anies,” katanya.

Pasangan Cak Imin-Anies, kata Nasim merupakan figur muda yang bisa diterima semua kalangan, mulai dari kelompok religius atau nasionalis, generasi senior, milenial atau pun baby boomer, masyarakat pedesaan maupun perkotaan, pelaku usaha dan para pekerja.

“Cak Imin ini diterima semua kalangan, prestasi dan pengalamannya sangat luar biasa, beliau membangun karier politik dari bawah hingga akhirnya diberi amanah jadi Wakil MPR, pernah juga jadi wakil ketua DPR selama dua periode dan Menteri, Beliau sudah terbukti mampu menjadi komunikator handal lintas partai, lintas kelompok dan lintas konsolidasi, Bang Anies juga sudah terbukti mampu memimpin Jakarta dengan baik. Insha Alloh pasangan ini saling melengkapi,” pungkasnya. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim