Metropolis

12.986 Pencaker, 4.469 Belum Terserap

batampos.id– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mencatat sepanjang tahun 2021 (Januari-Mei) ada sebanyak 12.986 pencari kerja (pencaker) di Kota Batam. Rinciannya, 5.891 orang pencaker laki-laki dan 7.095 pencaker perempuan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Sakyakirti mengatakan, dari jumlah itu sebanyak 8.517 orang di antaranya telah ada penempatan atau mendapat pekerjaan. Sementara jumlah lowongan yang tersedia yang masuk di Disnaker berjumlah 10.704.
Artinya dari jumlah pencaker tersebut sebanyak 4.469 di antaranya belum bekerja. Data ini berdasarkan kartu kuning atau AK 1 yang dikeluarkan Disnaker Kota Batam. Selain itu terdapat juga pencaker yang sudah bekerja namun tidak
melaporkannya.

Seorang pekerja di perusahaan Industri tekstil dan produk tekstil. (F. Kemenperin)

”Data pencaker, penempatan dan lowongan ini yang masuk ke kami sepanjang tahun 2021 ini. Baik pencaker yang membuat kartu kuning dan mereka yang melaporkan jika telah bekerja,” sebut Kadisnaker Batam itu.

Bila melihat data per bulan, pencaker tertinggi berada di Januari yakni berjumlah 3.328 orang. Sedangkan pencaker terendah sepanjang tahun ini bulan Maret yakni 1.731 orang.

Sedangkan kelompok umur pencaker tertinggi adalah usia produktif, yakni 20 sampai 29 tahun. ”Untuk bulan Juni ini masih dilakukan perekapan. Nanti kami sampaikan,” tuturnya.

Ditambahkan Rudi, pencaker yang sudah ada penempatan bekerja di berbagai perusahaan. Guna meningkatkan daya saing pencaker dalam mendapatkan pekerjaan, Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam memberikan pelatihan.

Adapun jenis pelatihan yang disiapkan bagi pencaker, adalah pendidikan dasar. Sertifikat yang diberikan setelah melalui proses pelatihan ini dapat digunakan saat melamar pekerjaan nantinya.

Diketahui, sebanyak 935 warga Batam mengikuti seleksi pelatihan kerja yang digelar Disnaker Batam di SMPN 3 Batam, Senin (1/2). Ini merupakan hari ketiga seleksi pelatihan tenaga kerja yang diikuti lebih dari 2.813 pencaker.

Disnaker juga membuka peningkatan pelatihan pekerja. Adapun syaratnya adalah harus memiliki pengalaman minimal dua tahun di masing-masing bidang, usia maksimal 45 tahun, status bekerja di perusahan Batam, dan ada surat dari perusahaan yang bersangkutan.

”Untuk pelatihannya ada 31 jenis pelatihan yang kami siapkan,” ucap Rudi. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA, Eggi Idriansyah, Dalil Harahap
Editor : Andriani Susilawati