Metropolis

Pembunuh Tikam Korban di Perut dan Dada

batampos.id – Jajaran Polsek Bengkong menggelar rekontruksi atau reka ulang pembunuhan terhadap pekerja mebel, Zulpan, di Bengkong Telaga Indah Blok K2, Bengkong, Kamis (1/7/201). Dalam rekontruksi ini, pelaku, Hanani Hananto, menjalani 18 adegan.

F. Bob ferizal untuk Batam Pos
Hanani Hananto, pelaku penikaman dan pembunuhan menjalani rekontruksi di Bengkong Telaga Indah, Kamis (1/7/2021) siang.

Rekontruksi diawali dengan adegan korban menghampiri pelaku di dalam gudang mebel. Kemudian, keduanya berbincang terkait pekerjaan. “Saya tegur dia (korban). Bilang baik-baik kerja,” ujar Hanani di lokasi.

Kemudian pada adegan ke-7, pelaku dan korban bertemu di luar gudang mebel. Pelaku kembali menegur korban terkait pekerjaan.

“Kami cekcok. Pisaunya saya ambil dari dalam gudang,” kata pria 41 tahun ini.

Pada adegan ke-11, pelaku menikam korban di bagian perut. Selanjutnya korban membalas memukul pelaku menggunakan martil di bagian kepala.

“Saya tikam dua kali. Di bagian perut pertama, setelah saya dipukul, saya tikam lagi di dada,” katanya.

Pada adegan ke-17, pelaku membuang pisau di depan gudang, kemudian kabur dengan berjalan kaki menuju pos Satpam.

“Awalnya 15 adegan, setelah rekonstruksi berjalan, penyidik dapat petunjuk baru. Ternyata korban sempat memukul pelaku,” kata Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal.

Bob menjelaskan, korban tewas akibat tikaman di bagian dada yang menembus ke jantung. Motifnya, pelaku merasa sakit hati karena kerap dihina korban. “Pelaku sakit hati menjadi korban perundungan karena pelaku menumpang tinggal di tempat kerja korban (gudang mebel),” tutupnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP, dengan penjara maksimal 15 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Zulpan, pekerja mebel di Gudang Timberindo Interior, tewas ditikam di tempat kerjanya di Bengkong Telaga Indah Blok K2, Sabtu (13/6) pagi. Pria 48 tahun tersebut ditikam di bagian dada kiri oleh temannya, Hanani Ananto.

Setelah ditikam, Zulpan sempat dievakuasi rekan kerjanya ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK). Namun, nyawa pria asal Ujung Gading, Sumatra Barat ini tak tertolong. (*)

 

 

Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI