Bintan-Pinang

Mau ke Luar Rumah, Jangan Lupa Bawa Kartu Vaksin dan Tujuan Jelas

Petugas di penyekatan dalam kota sedang memeriksa salah satu pengendara di Jalan Merdeka, Senin (12/7).F. Peri Irawan

batampos.id- Hari pertama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Tanjungpinang, penyekatan mobilitas masyarakat mulai dilakukan dengan pentutupan jalan di sejumlah titik di Tanjungpinang.

BACA JUGA: Aksi Petugas Lakukan Penyekatan Jalan saat Tanjungpinang Berlakukan PPKM Darurat

Khusus dalam kota,  terdapat tiga titik pembatasan yang dijaga oleh satuan petugas dari Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) yaitu di Jalan Merdeka, Pos Polisi Simpang 3 Batu 10 dan Pos Lantas di Perempatan Melayu Kota Piring, hanya orang dengan keperluan sektor esensial yang diperbolehkan untuk melewati perbatasan.

Advertisementjudul gambar

Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Muhammad Arsha menjelaskan orang yang bisa melewati Jalan Merdeka tujuannya harus jelas seperti ke pasar dan menunjukkan kartu vaksinasi minimal dosis pertama. “Jika tujuaan tidak jelas atau mau makan minum di tempat akan diarahkan putar balik,”kata Arsha,  di Jalan Merdeka, Senin (12/7).

Arsha menjelaskan masyarakat yang akan ke pasar untuk berbelanja sembako tetap diizinkan melewati Jalan Merdeka, karena harus menujukkan kartu vaksin bagi warga balum memiliki maka akan diarahkan untuk vaksinasi terlebih dahulu.

“Karena kita juga ingin menyukseskan program pemerintah untuk vaksinasi secara merata,”sebutnya. Penyekatan itu Arsha menyebutkan akan dilakukan selama 24 jam oleh petugas kemudian ada patroli di penyekatan hingga tanggal 20 Juli 2021 mendatang.

Untuk penyekatan wilayah di Tanjungpinang Kota sudah disiapkan sebanyak 50 orang personel yang akan bertugas secara bergantian. “Untuk wilayah sektor kota ada 50 orang dari Polri,  TNI,  Satpol PP dan Dishub,”  ungkapnya.

Pantauan di Penyekatan Pos Lantas Perempatan Lampu Merah Melayu Kota Piring, sejumlah kendaraan pribadi roda empat dan sepeda motor dipaksa putar balik karena tidak memenuhi kriteria yang diperbolehkan.

Terpisah Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Syafrudin saat penyekatan di perbatasan, Batu 16 menjelaskan syarat bagi pegawai atau masyarakat umum yang akan melewati perbatasan harus menunjukkan kartu vaksinasi.

“Jika tidak ada kami akan disuruh putar balik, tadi ada pegawai dari Bintan kami suruh putar balik,”kata Syafrudin. Penyekatan di perbatasan juga dilakukan selama 24 jam oleh petugas yang dibagi ke dalam tiga kelompok secara bergiliran. (*)

Reporter: Peri Irawan
editor: tunggul