Bintan-Pinang

Hari Pertama ASPC Tanjungpinang Bagikan 500 Kotak Berisikan Makanan ke Pasien Isoman

Tim ASPC menyusun makanan untuk dibagikan ke pasien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri, Selasa (13/7).f. Peri Irawan

batampos.id- Hari pertama Aksi Sosial Peduli Covid-19 (ASPC) di Tanjungpinang membagikan 500 kotak berisi makanan untuk pasien terpapar yang menjalani isolasi mandiri (Isoman). Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang Joko Yuhono, sebagai penggagas awal ASPC, menjelaskan hari pertama penyaluran makanan untuk pasien covid-19 yang menjalani isoman sudah terkumpul data sebanyak 250 orang.

BACA JUGA: Peringati HUT ke-75 TNI AU Lanud Hang Nadim Gelar Bakti Sosial

“Hari ini ada 250 orang yang isoman mau kita antar makanan,” kata Joko, di Dapur Umum, Selasa (13/7).  Dijelaskan Joko, data pasien isoman yang mau diantarkan makanan juga harus jelas, mulai dari alamat hingga nomor telepon yang bisa dihubungi relawan saat mengantar makanan ke rumah yang bersangkutan.

Advertisementjudul gambar

“Kalau tidak ada data lengkap kita tak bisa antar.  Tujuannya kita antar agar pasien tidak keluar rumah karena berbahaya, ini juga bisa menekan angka covid-19 di Tanjungpinang,” sebutnya.

Sementara itu Ketua ASPC, Isnaini Bayu Wibowo menjelaskan data pasien isoman yang paling banyak menghubungi tim ASPC adalah dari Kecamatan Tanjungpinang Timur sebanyak 126 orang, kemudian dari Kecamatan Bukit Bestari sebanyak 79 orang, dari Tanjungpinang Barat dan Kota 45 orang, sementara dari Kampung Bugis dan Senggarang belum ada laporan. Makanan akan diantar oleh empat tim yang dibagi per kecamatan.

“Semakin banyak yang melaporkan ke ASPC tentunya semakin bagus,” sebut Bowo. Tidak hanya itu, makanan juga dimasak oleh petugas profesional yang sudah memiliki sertifikat tingkat madya sehingga makanan yang dibagikan memang bagus untuk pasien.

Bowo menyebutkan, yang menjadi sasaran ASPC adalah warga yang kurang mampu dan membutuhkan, namun pihaknya tidak membatasi siapapun yang menghubungi petugas dengan data lengkap tetap akan diantar oleh tim ASPC.

“Kadang walaupun mampu, dia tak punya saudara untuk beli makan, makanya  hubungi kita,” tambahnya.

Menurut Bowo, walaupun jumlah pasien isoman di Tanjungpinang mencapai 1.397 dan yang menghubungi petugas di hari pertama 250 orang tidak menjadi masalah, artinya pasien isoman yang lain masih mampu atau ada keluarga yang bisa mencukupi kebutuhan makanan. (*)

Reporter: Peri Irawan
editor: tunggul