Covid-19

Komisi IX Apresiasi Pemerintah, Ubah Asrama Haji jadi RS Darurat Covid-19

Presiden Jokowi didampingi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat meninjau Rumah Sakit Asrama Haji Pondok gede, Jakarta Timur, kemarin (9/7). (AGUS SUPRAPTO/SETPRES)

batampos.id – Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengapresiasi tindakan cepat pemerintah, dalam mengubah Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur menjadi rumah sakit darurat penanganan pasien Covid-19. Fasilitas tersebut mulai beroperasi sejak 10 Juli lalu.

Menurut dia ini adalah bukti kerja keras pemerintah agar penanganan Covid-19 di Indonesia dapat terkendali. Pasalnya, kasus di dalam negeri setiap harinya terus melonjak.

“Ini kan bukti nyata, pemerintah bekerja serius dan bertindak all out menangani saudara-saudara kita yang sakit. Bayangkan, hanya dalam lima hari, Asrama Haji tersebut bisa dibuat berubah fungsi menjadi rumah sakit penanganan Covid-19. Bukan untuk tempat isolasi mandiri lho,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Selasa (13/7).

Advertisementjudul gambar

Di sisi lain, lanjutnya, segala upaya dan kerja keras pemerintah untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19 akan menjadi percuma jika masyarakat masih abai dengan protokol kesehatan. Oleh karenanya, prokes ini perlu dipatuhi secara benar.

“Ini menjadi catatan kita bersama. Berapapun rumah sakit yang disiapkan negara, jumlahnya tidak akan pernah cukup untuk membendung lonjakan kasus Covid-19, jika masih banyak masyarakat yang mengabaikan terhadap protokol kesehatan. Negara sudah pontang-panting tapi kalau kita tidak taat aturan, ya percuma,’’ sebutnya.

Menyusul alih fungsi Wisma Haji, Rahmad berharap pemerintah di daerah-daerah juga melakukan hal yang sama, membuat rumah sakit penanganan Covid-19 dengan cara memanfaatkan gedung dan sarana pemda.

“Pemda harus mengikuti langkah dalam hal ini dan tentunya untuk memperbanyak rumah sakit penanganan Covid-19 di daerah, pemerintah pusat harus melakukan pendampingan mengingat keuangan daerah,” tutupnya. (*)

Sumber : JP Group
Editor : Jamil Qasim