Metropolis

Penjual Kambing Sepi Pembeli

Jelang Iduladha Baru Belasan Ekor Terjual

Pedagang hewan kurban memberi makan kambing yang dijual di wilayah Tiban, Sekupang, kemarin. (Rifki Setiawan/Batam Pos)

batampos.id – Imbas dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat untuk menekan penularan Covid-19, sangat dirasakan bagi pedagang kambing potong untuk kurban Iduladha, 20 Juli mendatang.

Salah seorang pedagang yang ditemui di dekat Simpang Tiban Center di depan Top 100 Tiban, Anam, mengungkapkan bahwa penjualan kambing dagangannya jauh menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

”Dulu, tiap tahunnya saya bisa menjual 150 ekor kambing menjelang Iduladha. Kemudian tahun 2018 dan 2019 meningkat hingga 200 ekor lebih terjual. Namun, sejak pandemi 2020 lalu, saya hanya bisa menjual 60 ekor saja,” katanya, Senin (12/7).

Advertisementjudul gambar

Menjelang Iduladha tahun ini, ia mengaku baru menjual 15 ekor kambing. ”Hingga H-10, saya baru jual 15 ekor saja, untuk hari ini (kemarin), sama sekali tidak ada pembeli,” tuturnya.

Tahun ini, ia hanya menyediakan 50 ekor kambing untuk dijual. Jumlah itu jauh menurun dibanding tahun lalu yang bahkan bisa menyediakan 100 ekor.

”Kambing-kambing ini saya ambil dari Lampung. Ada tiga jenis yang saya jual, yakni kambing kacang, kambing rambon dan kambing etawa. Harganya standar mulai dari Rp 2,5 juta. Kalau yang besar bisa Rp 3 jutaan,” ungkapnya.

Dengan tutupnya rumah-rumah ibadah, terutama masjid yang sering menjadi tempat penyembelihan kurban, ia mengaku bingung. Pasalnya ia yakin, tidak akan ada acara kurban, sehingga kambing dagangannya menjadi tidak laku tentunya.

”Imbasnya sangat besar, saya harap pandemi ini cepat berlalu,” harapnya. (*)

Reporter : Rifki Setiawan
Editor : RATNA IRTATIK