Metropolis

Polisi Awasi Peredaran Sembako

Disperindag Klaim Pasokan Aman

Warga Batam saat membeli kebutuhan dapur di Pasar Mitra Raya, Batamcentre. Disperindag  Kota Batam mengaku stok saat ini cukup, dan tidak ada kelangkaan. (Iman Wachyudi/Batam Pos)

batampos.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri mengaku terus mengawasi peredaran sembako selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang telah dimulai Senin (12/7) hingga 20 Juli nanti.

”Kami memiliki Tim Satgas Pangan, yang senantiasa memantau dan mengecek ketersediaan sembako di pasar-pasar,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Teguh Widodo, Selasa (13/7).

Tim ini akan turun secara berkala selama PPKM darurat untuk memastikan stabilitas harga sembako.

Advertisementjudul gambar

”Kami dari Satgas Pangan, akan tetap memastikan harga sembako stabil dan tidak memberatkan masyarakat selama PPKM darurat,” ucapnya.

Kepada masyarakat, Teguh meminta agar tidak membeli sembako berlebihan. Karena, pihaknya memastikan stok sembako aman dan harga akan tetap stabil.

”Jangan panic buying, pasar tetap buka. Stok sembako masih aman. Bijaklah dalam berbelanja, sesuai kebutuhan sehari-sehari dan tidak perlu panik,” ucapnya.

Teguh mengimbau kepada pedagang atau pelaku usaha, tidak memanfaatkan momen PPKM darurat untuk menaikkan harga sembako melewati Harga Eceran Tertinggi (HET).
Dia juga meminta pedagang tidak menimbun sembako. Pasalnya, dapat memicu kelangkaan sembako sehingga menyebabkan naiknya harga.

”Kami akan memberikan tindakan tegas bagi yang mencoba memainkan harga atau menimbun sembako. Pengawasan ketat, saya pastikan akan dilakukan terus,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustriand dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, memastikan bahwa harga sembako masih dalam batasan yang ditetapkan pemerintah. Tidak ada lonjakan harga yang terlalu tinggi.

Gustian mengklaim dalam beberapa hari ini, terjadi lonjakan pembeli. Paling ramai terjadi di Minggu (11/7), sebelum pelaksanaan PPKM darurat. ”Sebagian masyarakat jadi punic buying. Padahal selama PPKM, pasar dan supermarket tetap buka 100 persen,” kata Gustian.

Ia meminta masyarakat tidak panic buying. Gustian memastikan pasokan sembako selama PPKM, jelang dan setelah Iduladha masih sangat cukup.

”Senin datang lagi pasokan sembako, dan beberapa hari lagi datang lagi juga dari Jakarta dan Medan. Jangan panik, sembako masih aman,” ucapnya.

Kendala pasokan sembako, kata gustian, sudah diselesaikan. Bahkan, ia sudah menyurati para distiributor untuk memasok barang lebih cepat dari jadwalnya.

”Sebenarnya PPKM ini masuk dalam rencana kami, tiba-tiba saja ada. Tapi, tidak masalah, karena kami sudah merencanakan pasokan sembako jelang Iduladha,” jelasnya.

Gustian meyakini naiknya harga barang dapat diatasi dengan pasokan sembako yang cukup. ”Masyarakat harus tetap jaga protkes, ke pasar itu jaga jarak dan pakai masker,” pesannya. (*)

Reporter : FISKA JUANDA
Editor : RATNA IRTATIK