Metropolis

Sabu Diselundupkan Bersama Jam Tangan

Alamat Tujuan Bali

Barang bukti sabu dan jam tangan dalam paket pengiriman yang diamankan petugas Bea Cukai Batam. (Undani untuk Batam Pos)

batampos.id – Bea Cukai Batam berhasil mengamankan sabu seberat 96,8 gram dari Tempat Penimbunan Sementara (TPS) AEI, Rabu, (7/7) sore. Barang haram tersebut rencananya akan dikirimkan ke Kuta, Bali.

Kepala Seksi Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam (KPU BC Batam) Undani, menjelaskan, tangkapan tersebut berawal dari kecurigaan petugas Bea Cukai Batam terhadap citra X-Ray.

“Barang kiriman diberitahukan sebagai jam tangan. Berdasarkan itu, petugas melakukan pemeriksaan barang,” ujar Undani, Selasa (13/7).

Advertisementjudul gambar

Barang haram tersebut dibungkus menggunakan plastik bening. Kemudian, ditutupi kotak dan dibalut jam tangan.

“Lalu, petugas melakukan uji narcotest pada kristal putih tersebut, dan didapati kristal tersebut positif methamphetamine,” katanya.

Dari pemeriksaan awal, diketahui bahwa barang haram itu dikirim oleh pria berinisial Y. Dengan tujuan penerima HR yang beralamat di Kuta, Badung, Bali.

“Berkasnya diserahkan ke Kepolisian di Polda. Termasuk pengejaran terhadap pengirim,” tegasnya.

Undani menjelaskan, upaya penyelundupan tersebut dapat dijerat dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati/penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp 10 miliar. (*)

Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : RATNA IRTATIK