Metropolis

Batam Menanti Pengiriman Vaksin

Sementara Waktu Layani Vaksinasi Dosis Kedua

Petugas memvaksin warga yang mengikuti acara vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Batam di Kantor Kejari Batam, Rabu (14/7). (Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam masih terus menyelenggarakan vaksinasi meskipun dengan skala terbatas. Adapun, pelaksanaan vaksinasi untuk sementara waktu terbatas hanya di puskesmas yang ada di masing-masing wilayah. Vaksinasi massal tidak bisa dilakukan karena stok vaksin yang ada saat ini jumlahnya tidak banyak, karena vaksin terbaru belum diterima hingga Rabu (14/7) sore.

Pelaksana Tugas Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Batam, dr M. Solihin, mengatakan, menurut informasi, Batam mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 2 ribu vial atau sekitar 20 ribu dosis. Hingga kemarin, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak provinsi terkait vaksin untuk Kota Batam.

”Informasi vaksin baru landing (tiba) di Tanjungpinang. Kami juga masih menunggu kapan vaksin bisa didistribusikan ke Batam,” tuturnya, Rabu (14/7).

Advertisementjudul gambar

Menurutnya, pihak Provinsi Kepri yang akan mengirim ke Batam dalam waktu dekat ini. ”Jadi, kami masih terus berkoordinasi. Bisa saja hari ini (kemarin) tiba di Batam, karena tinggal menunggu pendistribusian saja lagi,” bebernya.

Ia mengatakan, saat ini vaksinasi masih terus berjalan di puskesmas, dan menggunakan stok yang ada selama ini. Sehingga, untuk sentral-sentral besar belum bisa diselenggarakan vaksinasi massal karena stok tidak begitu banyak.
”Saat ini diprioritaskan untuk dosis kedua. Pelaksanaan juga kami gelar terbatas dulu,” imbuhnya.

Pihaknya juga terpaksa menunda penyuntikan dosis kedua bagi penerima vaksin yang sudah menerima jadwal vaksin sebelumnya. Dinkes juga berupaya agar penundaan tidak berlangsung lama dari jadwal yang sudah ditentukan.

”Salah satu penyebabnya adalah karena pengiriman belum masuk ke Batam. Kalau bisa, penundaan penyuntikan dosis kedua ini tidak terlalu jauh dari jadwal yang sudah ditentukan. Makanya, vaksin yang akan datang nanti akan diprioritaskan bagi penerima dosis kedua,” tutup Solihin.

Nurhalimah, salah seorang warga yang rencananya menerima vaksin dosis kedua pada 17 Juli mendatang mengaku mendapatkan pengunduran jadwal hingga tanggal 22 Juli. Penyuntikan dosis pertama dilakukan di Puskesmas Tanjungbuntung.

”Tadi saya coba cari informasi ke pihak puskesmas, karena sudah dekat jadwalnya. Dan kata mereka ditunda ke tanggal 22 Juli,” imbuhnya.

Ia sempat khawatir karena ada informasi bahwa vaksin saat ini kosong. Karena hal itu, ibu satu anak itu langsung menanyakan ke pihak puskesmas. ”Tidak apa ditunda, asalkan vaksinnya ada,” tutupnya.

Vaksinasi Covid-19 di Kejaksaan Disambut Antusias Warga
Memperingati hari Bhakti Adhyaksa ke-61, Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menggelar vaksinasi Covid-19 massal di halaman belakang kantor Kejari Batam, Rabu (14/7). Kegiatan vaksinasi massal ini mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat.

Kasi Intel Kejari Batam, Wahyu Novriadi, mengatakan, dalam rangka hari Bhakti Adhayaksa ke-61, Kejari Batam menggelar sejumlah kegiatan yang dimulai dari kegiatan bakti sosial di panti asuhan hingga vaksinasi yang dilaksanakan kemarin. Kegiatan ini berlanjut dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan.

”Hari Bhaktinya juga kami laksanakan melalui Zoom agar tidak ada kerumunan. Kami selalu menegakkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan,” kata Wahyu.

Ia melanjutkan, untuk kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan tersebut, mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Sementara, dosis yang tersedia hanya 200 dosis. Sehingga, puluhan masyarakat yang datang langsung ke Kejari Batam dan belum terdaftar, diminta untuk membubarkan diri.

”Kegiatan vaksinasinya hari ini (kemarin) saja, kami tidak bisa banyak-banyak. Karena kami sadar juga, personel kami tidak ada. Karena WFH (work from home) sebanyak 75 persen dan wilayah kita juga kurang luas. Makanya kami hanya (sediakan) 200 dosis,” ujarnya.

Warga yang menjadi peserta vaksinasi, katanya, hanya peserta yang telah mendaftar melalui WhatsApp. Kemudian, warga yang sudah mendaftar tersebut mendapatkan jadwal vaksinasi Covid-19 di kejaksaan.

”Jadi dijadwalkan waktu vaksinasinya, agar tidak terjadi kerumunan. Hal ini untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan vaksinasi Covid-19 yang digelar Kejari Batam juga sebagai dukungan menyukseskan program percepatan vaksinasi oleh pemerintah.

”Saya salut dengan masyarakat Kota Batam. Bahwa masyarakat Batam itu benar-benar mengikuti anjuran pemerintah dalam hal vaksinasi. Mereka mendukung penuh, itu yang saya salut dengan masyarakat Batam,” imbuhnya. (*)

Reporter : YULITAVIA,
EGGI IDRIANSYAH
Editor : RATNA IRTATIK