Kepri

Warga Batam, Pinang, dan Kalimantan Mau ke Natuna Wajib Tunjukkan Hasil PCR

Bupati Natuna Wan Siswandi bersama jajaran memantau kegiatan turun naik penumpang Kapal Pelni KM. Bukit Raya di Pelabuhan Selat Lampa, Natuna, Sabtu, (17/7) malam.. f. humas Pemkab Natuna

batampos.id- Bupati Natuna Wan Siswandi bersama jajaran memantau upaya pencegahan penyebaran COVID-19 terhadap kegiatan turun naik penumpang Kapal Pelni KM Bukit Raya di Pelabuhan Selat Lampa, Natuna, Sabtu, (17/7) malam.

BACA JUGA: Doa Lintas Agama untuk Kesehatan, Persatuan, dan Kerukunan Masyarakat Kepri

Hal ini dilakukan dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di wilayah Kabupaten Natuna. Kepada wartawan Bupati Siswandi mengatakan, saat ini Pemerintah Daerah Natuna telah mengeluarkan surat edaran pembatasan penumpang yang masuk ke Natuna.

Advertisementjudul gambar

Pembatasan penumpang tersebut diberlakukan untuk para penumpang kapal yang datang dari Kalimantan, Batam, dan Tanjungpinang harus dapat menunjukkan hasil PCR, dan antar pulau di dalam Natuna mampu menunjukan hasil rapud tes Antigen. “Disamping membatasi orang untuk datang ke Natuna, kalaupun datang kita anggap sudah aman karena dibekali dengan PCR,” ujar Siswandi.

Dalam kesempatan itu, Siswandi juga menemui langsung Kapten Kapal, meminta jika Kapal bersandar di Pelabuhan Selatan Lampa pada haris senin pagi, agar dapat menunda keberangkatan hingga pada siang harinya. Pasalnya menurut Siswandi, para calon penumpang kapal baru bisa mendapatkan hasil tes PCR sekitar pukul 11.00 Wib siang.

“Kalau hari minggu kan RSUD tutup, nah mereka para calon penumpang kan baru pagi senin melakukan tes PCR, dan baru bisa mendapatkan hasil tes PCR nya itu siang,” terangnya. Dari hasil peninjauannya Siswandi mengaku, para penumpang kapal Pelani khususnya KM. Bukit Raya yang turun ke Natuna telah maksimal menerapkan aturan pemerintah.

“Kita lihat para penumpang turun tadi sudah menerapkan aturan pemerintah daerah, mereka membawa syarat hasil keterangan PCR dan sudah di vaksin,” ujar Siswandi.

Sementara Kapolres Natuna, AKBP Ike Krisnadian SIK yang juga turut langsung memantau aktivitas turun naik penumpang kapal menegaskan, masyarakat diminta tetap harus mematuhi aturan pemerintah terkait upaya pencegahan COVID-19.

Menurutnya, Natuna saat ini dinyatakan sedang tidak baik-baik saja, pasalnya tingkat penyebaran COVID-19 di Natuna belum sebanding dengan tingkat kesembuhan.

“Natuna saat ini tidak dalam keadaan baik-baik saja, patuhi protokol kesehatan, jangan sampai PPKM Mikro kita berubah menjadi PPKM Darurat yang dapat menyulitkan kegiatan masyarakat kita sendiri,” pungkas Ike.

Turut hadir mendampingi Bupati Siswandi memantau aktivitas turun naik penumpang, diantaranya Wakil Bupati Rodhial Huda, Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar, Kapolres Natuna, perwakilan Kodim 0318/Natuna, Lanud RSA Ranai, Lanal Ranai, dan sejumlah pimpinan OPD terkait. (*)

Reporter: Sholeh
editor: tunggul