Ekonomi & Bisnis

Program Beasiswa Daewoong 2021 Rekrut Calon dari UI dan ITB

Penerima Daewoong Scholarship Program 2019 berpartisipasi dalam eksperimen. f. Daewoong Foundation

batampos.id – Daewoong Foundation, yayasan beasiswa dari Daewoong Group, sebuah perusahaan farmasi di Korea, merekrut calon penerima “Program Beasiswa Daewoong 2021” melalui kontes ide untuk mahasiswa yang terkait jurusan healthcare di Indonesia.

Daewoong Scholarship Program dapat diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berasal dari jurusan Farmasi, Ilmu Kedokteran, Bioteknologi dan Kimia.

Daewoong Scholarship Program yang diselenggarakan untuk kesembilan kalinya ini, dirancang untuk menemukan dan membina para pemimpin masa depan di bidang healthcare dengan memberikan beasiswa sehingga para mahasiswa tersebut dapat fokus dalam menyelesaikan masa studinya.

Advertisementjudul gambar

Secara khusus, proses seleksi akan diubah menjadi format kontes untuk lebih menemukan mahasiswa berbakat yang kreatif dan bersemangat. Berbeda dengan program sebelumnya dimana proses seleksi didasarkan pada prestasi akademik mahasiswa, kali ini kontes ide terkait dengan industri kesehatan digunakan sebagai dasar evaluasi.

Daewoong Foundation memilih delapan topik utama yang menarik dalam industri kesehatan di Indonesia sebagai topik yang dipersyaratkan untuk bisa mendaftarkan diri dalam program beasiswa ini. Adapun topik-topik tersebut meliputi: Telemedicine, penyakit kronis, pengobatan Covid-19 dan pengembangan bio-industri, Stem Cell sebagai pengobatan aesthetic regenerative, evaluasi terhadap pasar suplemen, pandemi Covid-19 dan tren perkembangan alat kesehatan, studi kasus dan analisis terhadap ekspansi perusahaan kesehatan asing untuk memasuki pasar lokal (Indonesia), dan prospek pasar asuransi kesehatan.

Bagi mahasiswa yang ingin mendaftar untuk program ini dapat memilih salah satu topik dari antara delapan topik yang ditawarkan dengan cara membuat video yang berisi ide-ide mereka tentang industri kesehatan. Kriteria pembuatan video adalah berdurasi maksimal 10 menit, dan dilakukan secara individu ataupun tim berjumlah tiga orang. Penerima beasiswa akan diumumkan melalui website resmi Daewoong Foundation dan Instagram selama Agustus, setelah melakukan evaluasi terhadap dokumen dan video yang diterima.

55 penerima beasiswa terpilih akan mendapatkan beasiswa secara individu senilai Rp 14,46 juta. Penerima beasiswa juga akan diberikan kesempatan untuk berpartisipasi secara langsung berdasarkan ide-ide yang mereka ajukan, apabila mereka bergabung di Daewoong Indonesia.

Pendaftaran untuk program ini tersedia melalui aplikasi online (dfindonesia.vividapp.kr) paling lambat sampai dengan 25 Juli. Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi tim operasional Daewoong Scholarship Program 2021 ([email protected]) atau melalui akun Instagram resmi Daewoong Foundation (@daewoongfoundation). Perwakilan dari Daewoong Foundation mengatakan, “Melalui proses seleksi yang diadakan dalam bentuk kontes, kami ingin mendengar ide-ide dari talenta muda Indonesia yang luar biasa sekaligus memberikan mereka kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mereka sebagai pemimpin masa depan di industri kesehatan Indonesia”.

BACA JUGA: Perintis Universitas Batam, Jemmy Rumengan, Meninggal Dunia, Pagi Tadi

“Kami akan memberikan dukungan penuh kepada para mahasiswa seperti beasiswa dan merekomendasikan perusahaan sesuai dengan jalur karir mereka” imbuhnya.

Sejak 2013, Daewoong Foundation telah secara konsisten berpartisipasi dalam membina pemimpin masa depan di industri kesehatan melalui kolaborasi dengan sejumlah universitas terkemuka di Indonesia seperti UI, Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Padjajaran (Unpad). Dimulai dengan mendukung 20 mahasiswa di tahun pertama, Daewoong Foundation berencana untuk memberikan akumulasi beasiswa senilai Rp 5,911 miliar kepada total 539 mahasiswa hingga tahun ini, sehingga mereka dapat fokus hanya pada studi saja. Selain itu, Daewoong Foundation juga telah memberikan pendidikan dan program pendampingan kelompok di bidang Bioteknologi kepada para mahasiswa pada 2018 dan 2020. (*) 

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung