Kepri

Gelar Salat Idul Adha di Pantai Piwang, Natuna, Agar di Masjid Tak Padat

Prserta salat selalu memperhatikan prokes. f. humas Pemkab Natuna

batampos.id- Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar Salat Idul Adha 1442 Hijriyah di Pantai Piwang, Jalan Seokarno Hatta, Ranai, Selasa (20/7). Pelaksanaan Salat Id ini dibanjiri ribuan warga dengan antusias. Salat Id dilaksanakan pukul 07:00 WIB dan selesai pukul 07:18 WIB. Bertindak sebagai imam yakni ustadz Khusnul Khalid, Khatib H.Ahmad Husein (Kakankemenag Natuna), dan bilal Alfian.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Apri Pilih Salat Idul Adha di Rumah

Dalam ceramahnya, Husein menyinggung Ibadah Haji yang seharusnya puncaknya dilaksanakan hari ini, Selasa (20/7). Akan tetapi, banyak ummat Islam di tanah air tidak bisa ke tanah suci lantaran pembatalan keberangkatan. Namun pembatalan keberangkatan haji menurutnya mempunyai makna besar dibalik itu.

Advertisementjudul gambar

“Pembatalan haji hari ini, mudah-mudahan menjadi prioritas tahun depan. Mari kita siapkan diri kita sebaik mungkin. Sehingga pada gilirannya mendapat haji yang mabrur,” sebut Husein.

Perintah menunaikan haji, katanya bukan hanya ditujukan kepada mereka calon jemaah haji, melainkan panggilan itu untuk semua ummat muslim di dunia.

Kabag Kesra Setda Natuna, Khaidir mengatakan, salat Id sengaja digelar di tempat terbuka untuk menfasilitasi warga Ranai yang notbene padat dengan penduduk. Kegiatan Salat Id ini berdasarkan pentunjuk dari keputusan Bupati Natuna yang dikeluarkan sebelumnya dan telah diedarkan kepada sejumlah instansi dan khalayak.

“Tujuan utamanya adalah untuk menfasilitasi masyarakat agar tenang beribadah di masa pandemi ini. Kemudian pemerintah juga ingin mengurai keramaian jamaah solat, sehingga masjid-masjid tidak terlalu padat,” terangnya.

Dikatakannya, Pantai Piwang dipilih menjadi pelaksanaan Solat Id yang digelar pemerintah karena kawasan itu cukup luas dan terbuka serta dinyatakan layak untuk pagelaran akbar seperti Salat Jamaah Idul Adha ini.

“Jadi untuk penerapan Prokes sangat memungkinkan dilakukan di sini. Kawasannya luas jamaah bisa mengatur jarak satu sama lainnya. Dan alhamdulillah prosesnya lancar sebagaimana kita saksikan bersama,” ujar Khaidir.

Warga yang turut melaksanakan Salat Idul Adha di kawasan itu juga mengaku turut senang karena mereka dapat merasa leluasa beribadah meskipun harus menjalankan Prokes.

“Alhamdulillah senang sekali, di sini kita bisa jaga jarak, bisa memanaskan badan dengan panas matahari pagi dan udaranya segar,” ucap David salah seorang Jamaah. Usai melaksanakan salat Id, tampak para jemaah saling menyapa sebelum meninggalkan pantai Piwang. (*)

Reporter: Sholeh
editor: tunggul