Karimun

Sambut Idul Adha, Warga Perantau Asal Sumbar di Tanjungbatu Bakar 200 Batang Lemang

warga Sumbar yang sudah menetap di Tanjungbatu jelang hari raya Idul Adha membakar lemang “Melemang”. f. imam

batampos.id- Warga perantau asal Sumatra Barat yang sudah menetap di Tanjungbatu, Kundur, menggelar acara Melemang (bakar lemang). Kegiatan bakar lemang dilaksanakan dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha 1442 H.

BACA JUGA: Larangan Total Keluar Daerah selama Iduladha

Sedikitnya ada 200 batang bambu petung, 70 kilogram beras ketan (pulut) putih dan 37 kilogram santan kelapa murni dimasak menjadi lemang. Butuh waktu beberapa jam untuk membakar bambu berisikan beras ketan dicampur santan dan sedikit garam hingga menjadi lemang. Tampak warga Sumatra Barat antusias bekerja gotong royong menyiapkan lemang tersebut.

Advertisementjudul gambar

Pendy Koto salah seorang warga Sumbar mengaku jika acara Melemang setiap tahun dilakukan baik peryaan Idul Fitri maupun Idul Adha. Dikatakan membakar lemang atau Melemang bagi warga Sumbar sudah menjadi tradisi turun temurun meskipun berada di perantauan.

” Tradisi malemang di Tanjungbatu ini setiap tahun kita laksanakan. Biasanya acara Melemang ramai diikuti warga, karena situasi saat ini masih pendemi covid 19 hanya beberapa orang saja,”kata Pendy.

Dijelaskan jika tradisi Melemang selain untuk melestarikan budaya orang Sumbar juga sebagai sarana mempererat silaturahmi. Diakuinya meski kondisi ekonomi saat sulit, dampak pandemi namun warga tetap bersemangat dengan bergong royong mengumpulkan bahan lemang.

Sementara menurut Bujang mengatakan tradisi membuat lemang bagi warga Sumbar tidak bisa dilupakan walaupun di perantauan. Disebutkan lemang yang sudah dimasak akan dibagikan ke rumah mertua sembari sambil minta maaf, keluarga dan sanak famili. Sambil kita berdoa semoga pandemi segera berakhir. (*)

Reporter: Imam Sukarno
editor: tunggul