Metropolis

Jumlah Kasus Covid Aktif di Batam Capai 3.135 Orang

Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi

batampos.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam mencatat jumlah kasus aktif mencapai 3.135 orang pada Rabu (21/7/2021). Angka tersebut mengalami penurunan sebanyak 312 orang dibandingkan pada Selasa (20/7) kemarin. “Data per hari ini kasus aktif Covid-19 di Batam sebanyak 3.135 orang,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, kemarin.

BACA JUGA: IDI Minta PPKM Batam Diperketat

Ia mengemukakan, kasus aktif di Batam tersebar di seluruh kecamatan. Batam Kota menjadi wilayah dengan kasus aktif tertinggi yakni sebanyak 694 orang. Selain itu di posisi sepanjutnya ada Kecamatan Sekupang dengan 577 kasus aktif dan Kecamatan Sagulung sebanyak 392 kasus. Selanjutnya, Kecamatan Bengkong 346 kasus, Batuaji 274 kasus, Lubukbaja yakni 255 kasus, Sei Beduk 236 kasus, Nongsa 212 kasus dan Batuampar 91 kasus aktif.

Advertisementjudul gambar

Sedangkan tiga kecamatan hinterland juga terus mengalami penambahan kasus aktif, yakni Belakang Padang 28 kasus, Galang 18 kasus dan Kecamatan Bulang 12 kasus. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam mencatat 2.285 kasus aktif menjalani isolasi mandiri di rumah. Sisanya, 624 dirawat di rumah sakit dan 226 lainnya di Asrama Haji.

Didi menambahkan, pada Rabu (21/7) jumlah pasien covid-19 di Batam bertambah 262 orang, sehingga menjadi 20.364 orang. Sementara jumlah pasien yang sembuh bertambah 569 orang, sehingga keseluruhan pasien sembuh sudah menjadi 16.759 orang. “Pasien sembuh ada tambahan 569 orang,” tuturnya.

Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat dipicu Covid-19 juga bertambah sebanyak enam orang. Sehingga total pasien meninggal dunia sejak pandemi ini melanda sampai sekarang sudah mencapai 470 orang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam juga mencatat tingkat kasus aktif di Batam saat ini sebesar 15,395 persen. Sedangkan tingkat kesembuhan berada di angka 82,297 persen dan tingkat kematian 2,308 persen. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra
editor: tunggul