Bintan-Pinang

PPKM Darurat di Tanjungpinang Diperpanjang Hingga 25 Juli

Rahma (Feri/Batam Pos)

batampos.id– Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Tanjungpinang di perpanjangan hingga Minggu (25/7) mendatang. Perpanjangan PPKM darurat di Tanjungpinang dimuat dalam surat edaran (SE) Wali Kota Tanjungpinang, nomor 443.1/1006/6.1.01/2021 yang diterbitkan pada Rabu (21/7).

BACA JUGA: Mulai 26 Juli Istilah PPKM Darurat Diganti Jadi PPKM Level 4

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma dalam keterangan tertulisnya menjelaskan hasil rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tanjungpinang bersama tokoh agama dan masyarakat serta hasil rapat vidio converence dengan presiden RI pada Senin (19/7) tentang perpanjangan PPKM darurat.

Advertisementjudul gambar

“Tidak hanya itu perpanjangan PPKM darurat juga berdadarkan peningkatan kasus, angka kematian akibat covid-19 dan keterisian tempat tidur di rumah sakit” kata Rahma,  Rabu (21/7).

Penerapan kegiatan selama perpanjangan PPKM darurat tidak jauh berbeda dengan pemberlakuan PPKM darurat sebelumnya tanggal 12-20 Juli 2021 diantaranya kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan secara online, pelaksanaan sektor non esensial diberlakukan 100 persen word from home (WFH).

Kemudian pelaksana kegiatan di tempat umum, warung makan dan minum sejenisnya tetap take away atau dibungkus, pusat perbelanjaan selain makan dan minuman harus tutup, serta rumah ibadah tidak boleh mengadakan kegiatan berjamaah.

Selain itu, tempat umum hingga tempat hiburan malam (THM), warung Internet (warnet),  gelanggang permainan (Gelper),  panti pijat karoke, kelab malam,  bioskop, dan kegiatan sosialisasi masyarakat termasuk kegiatan seni serta olahraga ditutup sementara. “Bagi yang bandel ada sanksi tegas yang mengatur, sanksi terberat sampai dengan penutupan usaha,” paparnya. (*)

Reporter: Peri Irawan
editor: tunggul