Karimun

3 Hari, 129 Warga Karimun Terpapar Covid, Mesin PCR RSUD M Sani Diujicoba

Tim BTKLPP Batam didampingi Kadis Kesehatan Kabupaten Karimun dan manajemen RSUD M Sani menunjau satu kelengkapan di rumah sakit. f. sandi

batampos.id- Tim BTKLPP Batam turun ke RSUD M Sani, Karimun untuk melakukan pengujian mesin PCR portabel di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Karimun tersebut, Rabu (21/7/2021).

BACA JUGA: Rumah Sakit Penuh, Karimun Diambang PPKM Darurat

”Uji fungsi ini sangat penting, karena jika dinyatakan layak maka bisa digunakan untuk pemeriksaan sampel swab PCR warga Karimun,” ujar Plt Direktur RSUD M Sani, dr Rosdiana Lazuardi.

Advertisementjudul gambar

Menyinggung tentang jumlah sampel yang digunakan untuk melakukan uji fungsi, Rosdiana menyebutkan, sesuai dengan data yang dilaporkan kepadanya, ada 30 sampel swab PCR yang digunakan untuk pengujian. ”Untuk jumlah sampel swab PCR yang diperiksa untuk pengujian. Untuk hasilnya, belum ada. Karena, sampel swab PCR diperiksa butuh waktu,” ungkapnya.

Sementara itu, data yang dihimpun, laporan dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Karimun kembali mengalami peningkatan. Khususnya, sejak Senin (19/7) terjadi penambahan 75 kasus baru. Kemudian, hari berikutnya, Selasa (20/7) mengalami penurunan sedikit dengan jumlah kasus baru sebanyak 64 orang. Dan, Rabu jumlah warga yang positif terpapar kembali bertambah banyak. Yakni, 90 kasus. Sedangkan pasien yang sembuh hanya 64 orang.

Dengan kondisi saat ini yang masih terjadi peningkatan kasus positif Covid-19, maka Pemerintah Kabupaten Karimun memberlakukan pengetatan terhadap pelaku perjalanan dari luar yang masuk ke wilayah Kabupaten Karimun. Khususnya, yang tidak melengkapi persyaratan akan di pulang ke daerah asal atau di inapkan satu hari di ruang tunggu pelabuhan sambil menunggu kapal berikutnya. (*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul