Bintan-Pinang

Permintaan Tinggi, Stok Vaksin di Kepri Terbatas

Rudy Chua

batampos.id – Vaksinasi di Tanjungpinang mulai terputus karena jumlah vaksin yang masuk ke Provinsi Kepri saat ini terbatas akibat tingginya permintaan daerah lain di Indonesia. Sementara produksi oleh biofarma belum bisa mengimbangi permintaan masyarakat.

BACA JUGA: Warga ”Serbu”  Vaksinasi yang Ditaja Lantamal IV di Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Rudi Chua menjelaskan saat ini vaksinasi di Tanjungpinang baik dosis I atau dosis II sudah hampir terputus. Walaupun ada beberapa fasilitas kesehatan (Faskes) yang masih buka tapi jumlah yang diberikan pasti sedikit.  Kemarin beberapa puskesmas di Tanjungpinang terpaksa menolak, karena vaksinasi dosis II harusnya untuk 400 orang tapi dosis yang ada hanya untuk 100 orang.

Advertisementjudul gambar

“Tentu ini menimbulkan kerumunan dan ketidapuasan dari masyarakat akibatnya beberapa puskesmas tidak berani melaksanakan vaksinasi dosis II,”kata Rudi,  Kamis (22/7). Rudi menjelaskan banyak kekhawatiran dari warga yang akan menjalani vaksinasi dosis II yang sudah jatuh tempo, hal itu tidak masalah jika diundur beberapa hari sembari menunggu kiriman vaksin dari Jakarta. “Hari ini vaksinya tiba,  tapi jumlahnya terbatas, sekitar 14.200 dosis untuk Kepri,”ujarnya.

Politikus Partai Hanura itu berharap Pemprov Kepri segera mendesak ke Kementerian Kesehatan agar vaksin tercukupi terutama untuk yang dosis II karena masyarakat kebingungan karena belum mendapat arahan untuk vaksinasi sementara waktunya sudah tiba.

“Jangan sampai mengganggu kenyamanan masyarakat, pemerintah mewajibkan kartu vaksin untuk syarat perjalanan sementara vaksinnya tidak ada,” ungkapnya. Kondisi yang ada saat ini, Rudi menjelaskan produksi vaksin oleh biofarma tidak bisa mengimbangi permintaan masyarakat, yang semula hanya 1 Juta dosis per hari sementara kebutuhan vaksin sekarang satu hari 2 juta dosis.

“Percepatan vaksinasi ini di luar dugaan, informasi dari kementerian bisa mengusahakan di akhir bulan,” ungkapnya.  14.200 dosis vaksin yang akan tiba di Kepri, kata Rudi tentunya sangat sedikit jika dibagikan ke kabupaten kota sementara untuk vaksinasi satu hari dibutuhkan sekitar 1.000  dosis. Di Kepri yang sudah tervaksin sekitar 63 persen,  artinya ada 500 ribu yang harus dikejar,” paparnya. (*)

Reporter: Peri Irawan
editor: tunggul