Kepri

Lelang Jabatan Enam Bulan Lagi, Posisi Lamidi untuk Sementara Aman di Sekda Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad

batampos.id-Gubkepri Ansar Ahmad masih memberikan napas sekitar enam bulan lagi untuk Penjabat Sekda Kepri, Lamidi untuk menjalakan peran pada posisi esselon I di lingkungan Pemprov Kepri. Pasalnya, Gubernur akan melaksanakan proses tersebut beberapa bulan ke depan.

BACA JUGA: Lamidi Plh Sekda Kepri, Arif Fadillah ke DKP

“Sudah ditetapkan, pengisian Sekda Provinsi Kepri melalui proses open bidding. Kita masih punya waktu enam bulan lagi,” ujar Gubernur Ansar di Kantor DPRD Provinsi Kepri, Selasa (27/7) lalu.

Kemudian disinggung apakah sudah melakukan evaluasi terhadap posisi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri? Mengenai hal itu, Ansar mengatakan belum. Namun ia meminta semua tetap bekerja dengan baik. Karena mutasi jabatan adalah merupakan evaluasi kerja sesuai dengan kebutuhan.

“Yang penting bekerja saja dengan baik. Namun untuk saat ini belum dilakukan evaluasi,” jelas Gubernur.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad sudah memberikan isyarat perombakan kabinet di lingkungan Pemprov Kepri akan dilakukannya secara bertahap, yakni pada Juli dan Agustus mendatang. Isu Bintan sentris mulai mencuat di internal Pemprov Kepri.

“Kalau (rotasi) yang sekarang masih terbatas. Ada mutasi besar nanti di bulan Juli atau Agustus,” ujar Gubernur Ansar, kemarin di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Mantan Bupati Bintan tersebut menegaskan, sejauh ini ia tengah menyusun nama-nama pejabat baik pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemprov Kepri untuk nantinya dilantik pada Juli dan Agustus mendatang. Menurutnya, mutasi ini menjadi suatu sistem yang bisa menjamin tercapainya rencana kerja sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepri.

“Kita mencari orang-orang yang bisa bekerja. Secara bertahap kami akan melakukan evaluasi atas kinerja mereka,” tegas Gubernur.

Belum lama ini, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Provinsi Kepri, Firdaus mengatakan belum ada Pejabat Esselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yang mendapatkan instruksi untuk mengikuti Diklat Pimpinan 1 (Diklatpim 1) dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

“Belum ada pejabat yang mendapatkan perintah dari Gubernur untuk mengikuti Diklatpim 1. Karena memang salah syaratnya adalah mengikuti Diklatpim 1,” ujar Firdaus.

Mantan Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Pemprov Kepri tersebut menjelaskan, syarat lainnya yang harus diperhatikan adalah usia pejabat. Menurutnya usia maksimal ketika ditunjuk menjadi Sekda Provinsi adalah 57 tahun dengan pangkat golongan IV C. Artinya, pejabat yang punya peluang adalah yang sesuai dengan kreteria tersebut.

Ditanya berapa banyak pejabat esselon II Pemprov Kepri saat ini yang memenuhi syarat-syarat? Mengenai hal itu, Firdaus mengatakan belum mengetahui secara pasti. Namun demikian, pada tahun 2022 mendatang banyak Pejabat Esselon II Pemprov Kepri yang Masuk Masa Pensiun (MPP) termasuk dirinya. (*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul