Karimun

Wajib Ada 7 Persen APBD 2021 untuk Stimulus untuk Rakyat

bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau pelaksanaan vaksin di puskesmas Tanjungberlian Kundur Utara, Sabtu (29/5/2021) lalu. F. IMAM

batampos.id – Pemerintah Kabupaten Karimun kembali akan melakukan recofusing APBD 2021. Sebelumnya, sudah 8 persen yang direcofusing untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19, seperti untuk biaya tenaga kesehatan (Nakes).

BACA JUGA: Pemkab Bintan akan Recofusing Anggaran 2021

”Ada surat baru yang kita terima dari pusat bahwa harus dilakukan lagi recofusing anggaran dari APBD 2021 sebesar 7 persen. Peruntukkannya sudah ditentukan. Yakni, stimulus untuk rakyat. Yang berarti anggaran yang akan direcofusing lagi salah satunya untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq Minggu (1/8).

Rencananya, lanjut Bupati, kegiatan rekofusing anggaran akan kembali dilakukan dalam bulan ini. Dan tentunya, dalam melakukan rekofusing tidak hanya dikerjakan sendiri oleh Pemerintah Kabupaten Karimun. Melainkan tetap harus melibatkan jajaran legislatif. Karena, tidak mudah dalam melakukan recofusing anggaran yang sudah ditetapkan.

”Dengan adanya tambahan rekofusing 7 persen dan sebelumnya 8 persen, maka total recofusing APBD tahun ini untuk sementara mencapai 15 persen. Dengan adanya recofusing ini berarti ada anggaran yang tidak prioritas harus ditunda dulu kegiatannya untuk tahun depan. Sehingga, ketentuan 7 persen bisa kita penuhi. Dan kita berharap pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir,” paparnya.(*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul