Karimun

Kembangkan Keterampilan Masyarakat, Tim KUKERTA Kelurahan Tebing Gelar Sosialisasi Sabun Cuci Tangan

Mahasiswa UNRI yang sedang KKN melakukan sosialisasi cara pembuatan sabun secara alami f,MAHASISWA UNRI

batampos.id – Mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliar Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau, terus memberikan kontribusi kepada daerah tempat KKN di kecamatan Tebing. Kali ini, menggelar sosialisasi dan pembagian sabu cuci tangan dengan bahan alami belum lama ini.

Ketua Ketua tim KKN Unri Muhammad Irfan Rusadi menuturkan, salah satu cara yang diyakini dapat bekerja secara efektif mencegah penularan virus Covid-19 adalah dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir. Bahkan, sabun disebut lebih efektif untuk digunakan dari pada cairan pembersih tangan atau hand sanitizer, karena dapat menghilangkan bakteri dan virus yang ada di permukaan kulit.

“Virus ini karakternya memiliki tubuh terbungkus oleh dinding dan struktur kimia lemah yang sangat mudah hancur apabila terkena sabun. Hal inilah yang mendasari Mahasiswa KKN Balek Kampung UNRI untuk melakukan kegiatan sosialisasi sabun cuci tangan dengan bahan alami daun pandan dan jeruk nipis serta pembagian masker medis,” terangnya, Sabtu (14/8/2021).

Melalui, sosialisasi pihaknya banyak memberikan penjelasan tentang pengenalan bahan-bahan yang digunakan beserta cara-cara membuat sabun cuci tangan. Adapun untuk langkah pertama, ekstrak daun pandan sebanyak 500 ml dimasukkan ke dalam wadah, kemudian ditambahkan satu kilogram texapon dan diaduk hingga tercampur rata.

Selanjutnya, ditambah air suling sebanyak lima liter serta garam sebanyak 300 gram dan diaduk hingga larut. Berikutnya, jeruk nipis lima atau tujuh buah diperas dan diaduk kembali. Dalam waktu tidak lama, akan larutan tersebut akan terbentuk menghasilkan lapisan busa dan belum larut sempurna. Untuk itu, sabun cuci tangan didiamkan selama 1-2 hari hingga larut sempurna dan siap digunakan.

”Cukup sederhana dan sangat mudah mendapatkan bahan-bahannya. Tinggal, bagaimana kita meraciknya untuk kebutuhan keluarga. Maupun, tetangga kita yang menginginkan bisa membuat sendiri,” ungkapnya.

Sosialisasi ini dilakukan di beberapa kelompok masyarakat Kelurahan Tebing, yang tidak menyangka mendapatkan dukungan dan antusiasme dari masyarakat. Hal ini terlihat dari cukup banyak masyarakat yang hadir dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sehingga kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan pembagian sabun cuci tangan dan masker medis kepada masyarakat.

”Kami berharap, sosialisasi ini bisa mendapatkan ilmu bagaimana cara membuat sabun cuci tangan dengan sendiri. Sehingga tidak perlu membeli di pasar, karena sabun yang diproduksi sendiri berasal dari bahan-bahan kimia yang aman juga dengan harga yang terjangkau,” ungkap Muhammad Irfan Rusadi.(*)

Repoter : TRI HARYONO
Editor : TUNGGUL