Nasional

MUI Kota Batam Gelar Ta’ruf Virtual dan Ekspose Program Kerja

Ketua Umum MUI Kota Batam KH Luqman Rifai (kanan) saat memberikan sambutan di acara Ta’aruf Virtual dan Ekspose Program Kerja, Minggu (15/8). (dok MUI Kota Batam)

batampos.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam periode 2021-2026 menggelar Ta’aruf Virtual dan Ekspose Program Kerja bersama Dewan Pimpinan dan Perangkat Organisasi MUI Kota Batam, Minggu (15/8).

Kegiatan yang mengambil tempat (host) di gedung Politeknik Negeri Batam dan secara daring ini seyogyanya akan digelar bersamaan pengukuhan pengurus baru, namun karena masih masa pandemi Covid-19 maka dilakukan secara bertahap.

Perkenalan atau ta’aruf pengurus baru ini diawali dengan pembacaan SK Dewan Pimpinan MUI Kota Batam dan SK perangkat organisasi (Komisi-Komisi) MUI Kota Batam periode 2021-2026 masing-masing disampaikan Sekretaris Umum MUI Kota Batam Syukri Ilyas dan Ketua 3 MUI Kota Batam Dr. Muhammad Zaenuddin.

Selanjutnya, Ketua Umum MUI Kota Batam KH Luqman Rifai dalam sambutannya menyebutkan sejak kepengurusan baru MUI terbentuk setidaknya ada beberapa agenda yang telah dilaksanakan terkait persoalan keagamaan di Kota Batam. Misalnya, pemulasaraan jenazah muslim yang terpapar Covid 19 wajib berpedoman fatwa MUI No 18 tahun 2020. Sehingga tidak terjadi kasus-kasus terkait jenazah Covid 19 seperti jenazah tidak dimandikan/ditayamumi, tidak dishalatkan atau jenazah dimakamkan tidak menghadap kiblat.

Selain itu, MUI Kota Batam juga terlibat langsung dalam keputusan pemerintah Kota Batam terkait PPKM Darurat di KOta Batam. Di mana saat PPKM Darurat, MUI Kota Batam meminta agar masjid dan musala tidak ditutup total, namun hanya dilakukan dengan jamaah yang terbatas. “Saat itu, kita berpedoman dengan penyataan Wapres KH Ma’aruf Amin yang melarang penutupan total masjid dan musala. Dan akhirnya Pemko menerima usulan MUI Kota Batam,” jelasnya.

Tangkapan layar Ta’aruf Virtual dan Ekspose Program Kerja Dewan Pimpinan dan Perangkat Organisasi MUI Kota Batam.

Kemudian juga sudah melakukan silaturahmi dengan Kepala BP Batam Muhammad Rudi terkait rencana pengajuan lahan untuk gedung MUI Kota Batam yang permanen sebagaimana amanat Musda MUI Kota Batam VI, dan pihak BP Batam langsung meresponnya dengan baik.

Selanjutnya, MUI Batam dan BP Batam juga siap bersinergi menyelesaikan legalitas lahan masjid dan musala di Kota Batam. Karena saat ini masih banyak masjid dan musala belum memiliki legalitas lahan dari BP Batam.

Dalam kesempatan itu, Luqman Rifai juga memaparkan program kerja secara garis besarnya. Di mana program kerja tersebut harus menjadi prioritas bagi setiap komisi-komisi yang ada di perangkat organisasi MUI Kota Batam.

Untuk Komisi Fatwa MUI Kota Batam misalnya, Luqman Rifai mengharapkan bisa melakukan kodifikasi Fatwa MUI yang tarkait satu masalah tertentu seperti Fatwa yang berkaitan pandemi Covid-19 dan lain-lain, begitu juga kemungkinan bisa memberikan fatwa terkait Wakaf tunai untuk pembangunan kantor. “termasuk amalia Ramadhan terbitan Komisi Fatwa MUI Kota Batam,” jelasnya.

Kemudian, khusus Komisi Dakwah MUI Kota Batam diharapkan bisa merealisasikan penerbitan buku Khutbah Jumat satu tahun, yang nantinya menjadi pegangan para khatib di Kota Batam. Begitu juga perlunya pemetaan dai daerah hinterland. “Karena selama ini masih ada pulau-pulau di Kota Batam yang tidak memiliki dai, sementara di pulau lainnya malah kebanyakan. Dan kita juga patut berterima kasih kepada BAZNAS dan LAZ di Batam yang sudah menempatkan sejumlah dai di hinterland,” ungkapnya.

Ta’aruf Virtual dan Ekspose Program Kerja ini ditutup dengan sesi tanya jawab para peserta daring dari unsur ketua dan sekretaris komisi. (*)

Editor: Jamil