Metropolis

Pak Walikota Batam, Warga Kampung Sidomulyo RW 22 Tanjunguncang Butuh Vaksin

Salah satu warga Tanjunguncang saat menerima vaksin beberap waktu lalu

batampos.id-Masyarakat di lingkungan Rukun Warga (RW) 22 Citra Indomas II Tanjunguncang, Batuaji belum tersentuh vaksin sama sekali dari pemerintah. Di lingkungan RW 22 ini warganya mencapai kurang lebih 700 jiwa dari 6 rukun tetangga (RT).

BACA JUGA: Warga Tanjunguncang Harap Bersabar, Jadwal Vaksin Dosis 1 dan 2 Sedang Berjalan

Sementara 90 persen di RW 22 Citra Indomas II Tanjunguncang, Batuaji ini pekerja galangan kapal. Dari 6 RT ini tersebut yaitu RT 06 Perumahan Putra Jaya Cluster A, RT 02 Citra Indomas II, RT 03 Rusunawa Batamec, RT 04 Kampung Sidomuncul ASL, RT 05 Ruli Batamec, RT 02 Kampung Palembang.

“Mentang-mentang kami warga Tanjunguncang paling ujung dibeda-bedakan. Kami ini butuh vaksin juga. Selama ini kami vaksin mengemis menumpang ke acara vaksin orang yang menggelar vaksinasi massal gitu,” ujar ketua RW 22 Perumahan Citra Indomas 2, Edianto., Senin (16/8/2021).

Diutarakannya, warga banyak ke Wasco ke Temenggung dan ke Polsek untuk vaksin. ”Itupun harus bangun pagi dan berdesakan,”ujar Ketua RW 22 Edianto.

Jadi di RW 22 yang memiliki 6 RT ini baru 30 persen vaksin. Vaksin dengan loncat sana loncat sini mencari vaksin. Tidak seperti warga lain yang sudah didatangi pemerintah dan bahkan ada yang sudah dosis 2. ”Masyarakat saya atau warga saya sampai marah karena belum ada vaksin, sementara RW lain sudah dosis 2,” tambahnya.

Untuk itu, dia berharap kepada RW lain janganlah memasang ego masing-masing. ”Kasihlah kami yang belum disentuh pemerintah vaksinasinya. Kasianilah warga kami yang membutuhkan dosis satu untuk keperluan pekerjaan demi priuk nasi saja kok,” sebutnya memohon.

Ia juga berharap Lurah dan Camat turun memperhatikan warga paling ujung di Tanjunguncang bahkan di Batam.
”Warga saya harus mencari sendiri lokasi vaksin, sedangkan di RW lain sudah jalan bahkan vaksinator turun ke lokasi mereka,” bebernya.

Vaksin katanya sangat penting karena untuk mencari kerja.
”Gara-gara belum vaksin tidak diterima lagi bekerja padahal sudah dipanggil perusahaan lagi. Dulu pengangguran nol di ligkungan RW 22. Sekarang ini banyak pengangguran. Pengangguran mencapai ratusan lebih,” tuturnya.

Edianto menambahkan, pihaknya berharap Pemko Batam turun ke sana melaksanakan vaksin. ”Sekali lagi mohon izin kepada Lurah dan Camat bantu kami secepatnya,” harapnya.

Ketua RT 06 Putra Jaya Cluster A di RW 22 Ilham Jaya Kusuma Doloksaribu mengatakan, di lingkungan RT nya nol persen yang belum di vaksin. ”Pemerintah hanya janji saja sampai sekarang belum ada datang pemerintah. Sementara RT dan RW lain sudah dosis ke-1. Dan parahnya lagi di RW lain sudah ada yang dosis ke-2,” sebutnya.

Sementara Lurah Tanjunguncang, Anwaruddin mengatakan, saat ini vaksinasi dosis ke-2 dan ke-1 sedang berjalan serta jadwal sudah disusun. ”Jadi warga diharap bersabar dan saya memohon RT/RW nya sampaikan ke warganya. Kenapa dosis ke-2 didahulukan karena sudah terlalu jauh jaraknya. Dan vaksin baru datang dan baru ada,” sebutnya.

Anggota DPRD Batam Dapil Batuaji, Arlon Veristo mengatakan dengan belum adanya warga sebagian belum vaksin sama sekali bisa menjumpai lurah setempat melalui RT/RW. ”Nanti Lurah akan berkordinasi dengan Puskesmas dan tembusan ke Dinkes,” bebernya. (*)

Reporter : Dalil Harahap
Editor : Tunggul