Bintan-Pinang

365 Pelaku UMKM di Tanjungpinang Dapat BLT dari Kemenkeu

Masyarakat menggunakan qris untuk berbelanja di Melayu Square untuk mendukung digitalisasi, belum lama ini. F. Peri Irawan / Batam Pos

batampos.id- 365 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Tanjungpinang akan terima bantuan langsung tunai (BLT) program Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp 1,2 juta. Pada awalnya Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang sudah mengusulkan sebanyak 1.195 UMKM sebagai calon penerima, namun yang dinyatakan lulus hanya 365 UMKM.

BACA JUGA: Banyak Pelaku UMKM Kecamatan Teluk Bintan, Bintan Tak Dapat Bantuan

“Data yang kita usulkan tahun 2021 sebanyak 1.195 dan yang sudah terkonfirmasi via BRI 365,” kata Kadisnaker Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang, Hamalis, Selasa (17/8).

Dijelaskan Hamalis, penyebab banyak yang tidak berhasil lulus diakibatkan sudah pernah mendapat BLT tahun 2020, pernah mendapat Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan beberapa data yang tidak valid.

“Kita tidak tahu pasti penyebab tidak lolosnya karena yang menilai dari pusat, sebab ada juga yang tahun lalu sudah dapat sekarang lolos lagi,” terangnya. Dalam aturan juga tidak ditegaskan bagi peserta yang sudah pernah lulus kemudian dilarang untuk mendaftar kembali di 2021.

Tidak hanya itu, sebanyak 16 peserta yang lulus juga sedang didaftarkan karena Nomor Induk Kependudukan (NIK) belum terdaftar ke kementerian sehingga pihaknya meminta kepada dinas kependudukan untuk mengimput ulang data tersebut dengan NIK yang sama.

“Mereka lolos tapi datanya nggak valid gitu, belum terdaftar di kementerian,”ucapnya.

Untuk pihak penyalur saat ini hanya melalui satu pihak yaitu Bank Republik Indonesia (BRI). Di Tanjungpinang sudah mulai disalurkan sejak beberapa waktu lalu. “Sekarang nilainya lebih kecil Rp 1,2 juta untuk dua bulan, dulu lebih besar Rp 2,4 juta,” tambahnya. (*)

Reporter : Peri Irawan
editor: tunggul