headline

Gubernur Kepri Apresiasi Hibah Lahan BP Batam

batampos.id– Gubernur Kepri Ansar Ahmad, menyambut baik dan mengapresiasi hibah lahan dari BP Batam untuk keperluan membangun jembatan Batam Bintan. Lahan tersebut, dihibahkan kepada Kementrian PUPR yang akan dijadikan jalan, menuju jembatan tersebut.

‘’Saya menyambut baik dan mengapresiasi kepada BP Batam yang menghibahkan lahan untuk pembangunan jembatan dari arah Batam,’’ kata Ansar Ahmad di Gedung Daerah, Tanjungpinang. Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga sudah menginstruksikan agar BP Batam menghibahkan lahan untuk pembangunan jalan menuju jembatan Batam Bintan.

Gubernur Ansar mengatakan, dukungan dari BP Batam tersebut sudah menunjukkan progres pembangunan jembatan Batam-Bintan tersebut menjadi semakin realistis. Untuk menindaklanjuti dukungan dari BP Batam ini, Gubernur Ansar akan mengirimkan surat kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljo tentang hibah lahan dari BP Batam.

Dikatakan Ansar, Pemprov Kepri bersama dengan DPRD Kepri juga telah menyetujui beberapa anggaran di APBD Perubahan Kepulauan Riau tahun 2021 untuk mendukung realisasi pembangunan jembatan ini. Yakni, antara lain Rp44 miliar untuk pembebasan lahan di Bintan, Rp3,5 miliar untuk studi lingkungan, dan Rp8,6 miliar untuk soil test dan uji kedalaman.

“Setiap Minggu kita rapat kecil bersama tim untuk membahas progres-progres apa yang sudah tercapai untuk jembatan itu,” ujar Gubernur Ansar.

Selain itu, Gubernur Ansar melalui Asisten II Syamsul Bahrum juga telah berkomunikasi dengan leader sector Asian Infrastucture and Investment Bank Andreas Pizarro yang akan menjadi calon konsorsium untuk pembiayaan pembangunan jembatan tersebut.

Mewakili aspirasi masyarakat Kepulauan Riau, Gubernur Ansar berharap, pemerintah pusat serius merealisasikan pembangunan jembatan Batam-Bintan. Sebab, jembatan Batam Bintan akan menjadi penghubung dari dua kawasan ekonomi yang sangat potensial sebagai daya bangkit dari perkenonomian nasional. Batam dan Bintan sebagai dua daerah yang mempunyai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) akan mampu memaksimalkan keistimewaan KEK tersebut dengan terintegrasinya Batam dan Bintan melalu jembatan.

“Ini merupakan cita-cita lama dari masyarakat Kepri yang juga akan menjadi sebuah ikon nasional untuk Indonesia karena bersandingan dengan negara-negara tetangga,” kata Gubernur Ansar.(*)

reporter : Jailani

Editor : Socrates