Karimun

Durai Selesai Pengerjaan Semenisasi Jalan dari Program PISEW 2021

Kecamatan Durai salah satu wilayah yang mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui program PISEW, dengan pengerjaan semenisasi
yang sudah rampung dan bisa dipergunakan oleh masyarakat setempat.f.Dinas Perumahan, Kawasan, permukiman Karimun

batampos.id – Pemerintah Kabupaten Karimun, saat ini sedang proses pembangunan infrastruktur dari bantuan Pemerintah Pusat melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dari Balai Prasarana Permikiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kepri. Nilai anggarannya mencapai Rp 4,2 miliar untuk tujuh kecamatan.

BACA JUGA: Proyek Peningkatan Jalan di Batuaji dan Sagulung mulai Masuk Tahap Pengerasan dan Semenisasi

Yaitu kecamatan Durai ada dua desa yakni desa Telaga Tujuh dan desa Tanjung Kilang. Kemudian, Kecamatan Moro di desa Rawajaya dan desa Nyiur Permai, kecamatan Kundur di desa Sungai Sebesi dan Sungai Ungar, kecamatan Kundur Barat di Desa Sawang dan desa Sawang Laut. Selanjutnya, kecamatan Buru untuk desa Tanjung Hutan dan desa Tanjung Batu Kecil, kecamatan Belat di desa Penarah dan desa Sebele serta
kecamatan Karimun desa Parit dan desa Selat Mendaun.

”Alhamdulillah, untuk kecamatan Durai sudah selesai pengerjaan semenisasi jalan dengan panjang 352 meter lebar empat meter berada di desa Telaga Tujuh dusun Teluk Labuh. Dan, sudah dipergunakan oleh masyarakat untuk beraktivitas,” jelas Kepala Bidang Perumahan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan, Permukiman Karimun Rita Agustina, Rabu (18/8/2021).

Sedangkan, kecamatan yang lain saat ini sedang proses pengerjaan pembangunan infrastruktur. Adapun untuk wilayah kecamatan Durai di desa Telaga Tujuh dan desa Tanjung Kilang sendiri telah memutuskan untuk membangunan fasilitas umum yaitu jalan semenisasi. Kemudian, kecamatan Kundur desa Sungai Sebesi dan desa Sungai Ungar membangun semensasi jalan.

Kecamatan Moro di desa Rawajaya dan desa Nyiur Permai membangun jembatan, Kecamatan Kundur Barat desa Sawang dan desa Sawang Laut membangun tambatan perahu nelayan. Kecamatan Buru desa Tanjung Batu Kecil dan desa Tanjung Hutan membangun pasar, Kecamatan Belat di desa Penarah dan desa Sebele membangun semenisasi jalan dan Kecamatan Karimun desa Parit dan desa Selat Mendaun membangun sarana air minum.

”Untuk satu kecamatan mendapatkan bantuan PISEW sebesar Rp 600 juta yang diperuntukan untuk membangun infrastruktur Rp 590 juta dan Rp 10 juta untuk operasional. Dan dari hasil Pertemuan Kecamatan (PK) 1 dan 2, masing-masing telah mengusulkan pembangunan instrastruktur sesuai kebutuhannya,” ungkapnya.

Masih kata Rita lagi, hingga sekarang proses pengerjaan infrastruktur fisik sudah mencapai 85 persen. Baik itu yang membangun semenisasi, pasar, sarana air minum, tambatan perahu nelayan. Sehingga, diperkirakan dalam waktu beberapa bulan kedepan sudah selesai dikerjakan dan dapat dipergunakan oleh masyarakat.

”Kalau dilihat, tahun ini kita bersyukur mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat naik dua kali lipat dibanding tahun 2020 lalu hanya Rp1,8 miliar untuk tiga kecamatan,” tuturnya.(*)

Reporter : TRI HARYONO
Editor : TUNGGUL