Home

Optimisme dari PT Wiwoa Miti Karya Batam, Rilis Superblock Prestisius di Jantung Kota Batam

F. Repro
Desain bangunan One Avenue yang terlihat eksklusif dan modern serta terletak di jantung Kota Batam di Batam Center.

 

batampos.id – Pandemi Covid-19 tidak membuat pesona Batam sebagai destinasi investasi memudar. Meski terjadi pelambatan sebagai dampak penerapan pembelakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat dan saat ini turun ke level 3, tapi potensi investasi di Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone) ini tetap diminati investor.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, Batam tetap berkembang. Hal ini dapat dilihat dari aktivitas ekspor dan bongkar muat kargo di pelabuhan maupun bandara Batam yang meningkat di 2021. Kajian Bank Indonesia bahkan menyebut ekonomi Batam diprediksi akan meningkat di kisaran 4 hingga 5,5 persen, ditopang sektor-sektor produksi dan industri yang terus menunjukkan tren positif dari kuartal ke kuartal (quarter to quarter).
Menurut Felix S Hasamin, principal PT Tata Kelola Abadi, Exclusive Marketing Partner PT Wiwoa Miti Karya Batam, melihat Batam masih sangat prospektif membuat para investor tetap melirik dan mengalihkan sebagian investasinya ke Batam. Terlebih, dengan masuknya investasi dari negara asing yang sangat signifikan belakangan ini, dan yang terakhir adalah Incheon International Airport Corporation yang akan melakukan investasi senilai Rp 6,7 triliun di Bandara Hang Nadim, Batam.

“Pesatnya pertumbuhan ekonomi Kota Batam ini, diyakini akan sejalan dengan meningkatnya permintaan akan properti yang berkualitas. Terlebih, dikarenakan keterbatasan lahan di Pulau Batam dan potensi ketertarikan investor asing khususnya Singapura dan Malaysia untuk memiliki properti di Batam,” kata Felix, Rabu (19/8).
Melihat peluang tersebut, kata Felix, maka PT Wiwoa Miti Karya Batam memutuskan untuk mengembangkan superblock One Avenue Batam di atas lahan seluas 52.0000 meter persegi (m2), di lokasi sangat strategis di Kota Batam. Tepatnya, di persimpangan Jalan Laksamana Bintan dan Jalan Raja Haji Fisabillilah dengan ROW selebar 100 m.
“Lokasi One Avenue Batam ini berada di jantung Kota Batam yang padat dengan berbagai aktivitas bisnis (pedagangan), wisata, dan kuliner, yang akan membuat kawasan One Avenue Batam sangat diminati baik oleh warga lokal, nasional, maupun mancanegara,” jelas Felix.

Felix mengatakan, superblock One Avenue Batam akan dikembangkan dalam dua tahap. Dimana, tahap pertama adalah pembangunan empat tower luxurious apartemen, dan satu tower gedung perkantoran yang semua akan dijual secara strata, dengan kepemilikan Hak Milik di atas Hak Guna Bangunan murni.

Felix menjelaskan, untuk dua tower pertama yang sedang dipasarkan, yaitu South Condo dan The Residence, sampai saat ini sudah dipesanan mencapai sekitar 40 persen, dimana 10 persennya adalah dari warga negara asing yang berasal dari Singapura, Hongkong, Taipei, Beijing (Tiongkok), Filipina, Australia, bahkan dari Kanada dan Amerika.
“South Condo akan menjadi gedung pertama yang dibangun di One Avenue Batam, setinggi 16 lantai, dan memiliki 215 unit condo, mulai dari 1 Bedroom (44 m2) sampai dengan Penthouse (312 m2). Gedung ini mulai dibangun di bulan Agustus 2021, dan akan diserahterimakan pada Juli 2023,” ungkap Felix.

Sementara The Residence, setinggi 32 lantai, mulai dibangun pada bulan September 2022, dan akan diserahterimakan di bulan Agustus 2024. The Residence akan lebih disukai oleh keluarga muda dan investor, dengan ukuran mulai dari Studio (28 m2) sampai dengan 3 Bedroom (86 m2).

Apartemen ketiga, yaitu North Condo, yang sekarang sedang dalam tahap persiapan akhir, direncakan untuk diluncurkan di tahun 2023, dan akan memiliki karakter dan kualitas yang lebih tinggi, dengan ketinggian mencapai 22 lantai.
Sedangkan kelas apartemen yang paling high end dan ekslusif, The Suites, akan menjadi landmark baru Kota Batam, dengan bangunan setinggi 48 lantai dan hanya memiliki empat unit Suites di setiap lantainya. Setiap suites akan memiliki Private Lift dan Private Parking.

Dalam pembangunan One Avenue Batam ini, PT Wiwoa Miti Karya Batam bekerja sama dengan tim konsultan perencana dan kontraktor nasional yang ternama dan berpengalaman.

Di antaranya; PT Totalindo Eka Persada TBK (Kontraktor Utama) PT Bias Tekno-Art Kreasindo (Konsultan Perencana Arsitek), PT Geo Prima (Konsultan Perencana Geoteknik), PT Ketira Engineering Consultants (Konsultan Perencana Struktur), PT Mitra Karya Pranata (Konsultan Perencana MEP), PT Branusa Widnell (Konsultan Quantity Surveyor), dan PT Tata Kelola Abadi (Property Development & Construction Management). (*)