Kepri

Pemprov Kepri Lelang Enam Jabatan Esselon II

batampos.id-Pemerintah Provinsi Kepri dibawah kendali Gubernur Kepri, Ansar Ahmad membuka lelang jabatan untuk enam posisi esselon II. Berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) keenam posisi yang dilelang tersebut sedang dibajat oleh Pelaksana Tugas (Plt).

BACA JUGA: Lelang Jabatan Enam Bulan Lagi, Posisi Lamidi untuk Sementara Aman di Sekda Kepri

Adapun enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang akan di open bidding tersebut adalah Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKPPK), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), Kepala Biro Humas, Protokol dan Penghubung. Kemudian untuk yang di bawah kendali Sekretariat Daerah ada posisi Kepala Biro Pemerintahan dan Perbatasan , Kepala Biro Umum.

“Lelang jabatan ini terbuka semua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat untuk mengikuti proses seleksi, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Panitia Seleksi (Pansel),” ujar Ketua Pansel JPT, Hamdani, Jumat (20/8).

Dijelaskannya, persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh setiap peminat adalah memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV, memiliki kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural sesuai standar kompetensi jabatan yang ditetapkan. Selain itu adalah memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama 5 (lima) tahun.

“Sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun, memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik, usia paling tinggi 56 (lima puluh enam) tahun 0 (nol) hari pada tanggal 30 September 2021,” jelasnya.

Kualifikasi lainnya yang harus diperhatikan adalah sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba, Pangkat minimal Pembina Tk. I (Gol. IV/b) bagi pelamar yang akan mengikuti seleksi calon esselon II.a dan Pembina (Gol. IV/a) bagi pelamar yang akan mengikuti seleksi calon esselon II.b, dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang dan tingkat berat dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir, tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan peradilan.

“Serta persyaratan khusus minimal telah lulus mengikuti pendidikan dan pelatihan Kepemimpinan Tk. III dikecualikan bagi pejabat fungsional; danSemua Peserta wajib mengikuti Assessment sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh panitia. Pendaftaran sudah dibuka sejak 19 Agustus 2021 dan berakhir pada 25 Agustus 2021,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Sekretrais Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Muhammad Syahid Ridho yang membidani Hukum dan Pemerintahan tersebut mengatakan, lelang jabatan yang dilaksanakan Pemprov Kepri tersebut bukan merupakan sebuah formalitas. Ia mengharapkan, melalui proses seleksi tersebut terpilih orang-orang yang dibutuhkan oleh Gubernur untuk membantunya dalam bekerja.

“Apa menjadi perhatian kami adalah memastikan pemerintahan harus tetap berjalan. Didalamnya tentu menyangkut pelayanan penyelenggara Pemerintah kepada masyarakat. Karena cita-cita clean government and good government di lingkungan Pemprov Kepri sampai sejauh ini masih belum terwujud. Banyaknya keluhan masyarakat bisa menjadi salah satu parameternya,” ujar Syahid Ridho, kemarin di Tanjungpinang.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut juga menegaskan, pandemi Covid-19 ini semakin memperburuk pelayanan publik yang diberikan oleh Pemprov Kepri kepada masyarakat. Atas dasar itu, ia meminta Gubernur Kepri, Ansar Ahmad untuk mememutuskan atau memilih orang yang tepat sesuai dengan bidang dan latar belakang.

“Penepatan harus sesuai kompetensinya. Istilahnya adalah orang tepat pada posisi yang tepat juga. Sehingga bisa membantu Kepala Daerah dalam mewujudkan vis-misi yang sudah ditetapkan,” jelasnya. (*)

Reporter: Jailani
editor: tunggul