Metropolis

Sudah Bisa Berjualan, Pelaku UMKM Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Para pedagang di kawasan SP Plaza sudah mulai usahanya tepi dengan prokes ketat. f. eusebius

batampos.id– Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPMK) level 3 di Batam disambut baik pelaku UMKM di Batuaji dan Sagulung. Mereka bersemangat menerapkan aturan protokol kesehatan agar tidak ada lagi larangan dan pengetatan kedepannya saat menjalankan usahanya. Bahkan mereka berharap tak ada lagi kebijakan pembatasan lainnya sehingga bisa menjalankan usaha mereka dengan lancar.

BACA JUGA: Transaksi Kesehatan Meningkat Tiga Kali Lipat saat PPKM

Sejumlah pelaku UMKM yang dijumpai mengaku, semenjak PPKM level III diterapkan, keadaan usaha sudah berangsur membaik. Mereka sudah bebas Berjualan tanpa ada pembatasan waktu lagi. Mereka hanya diperingati oleh Tim gugus Tugas untuk tetap ketat dengan aturan protokol kesehatan. Peringatan ini diterima dengan baik oleh pelaku UMKM dan juga pedangan kaki lima di sana. Mereka sepakat untuk terus berusaha menekan laju penyebaran Covid-19 ini.

“Sudah bosan juga dengan wabah ini. Kita akan selalu taat dengan aturan protokol kesehatan. Ini bukan karena takut kena sanksi tapi kesadaran sendiri untuk mengakhiri wabah ini. Sudah jenuh. Hancur perekonomian karena Covid-19 ini,” ujar Suwardi, pedagang makanan siap saji di kawasan SP Plaza, Sagulung.

Dijelaskan Suwardi, saat PPKM darurat dan level IV diterapkan usahanya berjalan ditempat sebab tak bisa berjualan dengan bebas. Jam operasional yang dibatasi menyulitkannya untuk mendapat penghasilan yang sepadan. Diapun bertekad akan tetap setia dengan aturan protokol kesehatan yang ada demi kebebasan beraktifitas seperti saat sebelum Covid-19 mewabah.

Senada disampaikan Anita, pelaku UMKM lainnya di pasar Fanindo, Batuaji. Dia sepakat untuk tetap menerapkan aturan protokol kesehatan agar wabah ini segera berakhir. Diapun menyediakan masker di tempat usaha jualan kuenya untuk diberikan kepada pengunjung yang tidak atau lupa menggunakan masker. “Supaya wabah ini segera berakhir. Saya pribadi tak segan untuk menegur mereka yang tidak pakai masker. Kalau tak ada masker ku kasih aja. Saya sediakan masker juga,” ujarnya. (*)

REPORTER : EUSEBIUS SARA
editor: tunggul