Bintan-Pinang

HOPE Medical Services Singapura Bantu 16 Unit Mesin Oksigen Konsentrat untuk Puskesmas dan Klinik Pariwisata di Bintan

Penyerahan bantuan diwakilkan GGM PT. BRC, Abdul Wahab kepada Sekretaris Daerah Bintan, Adi Prihantara di Ferry Terminal Bandar Bentan Telani (BBT), kawasan wisata Lagoi, Senin (23/8) siang. F.Slamet Nofasusanto

batampos.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menerima bantuan 16 unit mesin oksigen konsentrat dari  HOPE Medical Services Singapura untuk 15 puskesmas di Bintan dan 1 klinik pariwisata di kawasan wisata Lagoi dalam rangka menanggulangi covid-19 di Kabupaten Bintan. Pengiriman alat kesehatan dari Singapura ke Bintan difasilitasi oleh PT. Bintan Resort Cakrawala (BRC), Lagoi.

BACA JUGA: 250 Tabung Oksigen Bantuan Singapura Tiba di Kepri

Penyerahan bantuan diwakilkan GGM PT. BRC, Abdul Wahab kepada Sekretaris Daerah Bintan, Adi Prihantara di Ferry Terminal Bandar Bentan Telani (BBT), kawasan wisata Lagoi, Senin (23/8).

Acara disiarkan langsung melalui instagram Bintan Resorts Official sehingga dapat disaksikan juga oleh HOPE Medical Service dan para pendonor.

Turut hadir Sekda Bintan, Adi Prihantara, Kadisbudpar Bintan, Wan Rudy Iskandar, Kadis Kesehatan dr. Gama AF Isnaeni dan Ketua IDI Bintan, dr Kurniawan, manajemen PT. BRC, pimpinan CIQP Lagoi serta sejumlah perwakilan resort dan hotel di kawasan wisata Lagoi.

GGM PT. BRC, Abdul Wahab mengatakan, pandemi covid-19 lebih kurang 1 tahun 8 bulan melanda, termasuk mempengaruhi sektor pariwisata di kawasan Bintan Resort Lagoi. Bantuan dari HOPE Medical Services, kata Abdul Wahab, diharapkan membantu menanggulangi covid-19 di Bintan.

“Bintan Resort sudah lama bekerjasama dengan HOPE Medical Services,” ujarnya. Abdul Wahab juga mengharapkan, bantuan alat kesehatan ini bisa menyegerakan dibuka travel bubble Singapura – kawasan Bintan Resort Lagoi.

“Mudah-mudahan September ini Bintan Resort bisa dibuka dan menerima wisatawan, selambat-lambatnya Oktober ini,” katanya. Sekda Bintan, Adi Prihantara mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan HOPE Medical Services dan PT. BRC yang sudah memfasilitasi pengiriman barang.

Adi mengharapkan, Dinkes Bintan bisa memaksimalkan penggunaan alat kesehatan ini untuk kebutuhan fasilitas kesehatan di Bintan. “Dinkes agar memanfaatkan alat kesehatan ini dengan sebaik-baiknya untuk pasien terpapar covid-19,” harapnya.

Kadisbudpar Bintan, Wan Rudy Iskandar mengatakan, berbagai kesiapan telah dilakukan bersama baik dari pihak PT. BRC, Pemkab Bintan dan pengusaha pariwisata dalam upaya membuka travel bubble Singapura – kawasan wisata Bintan Resort. “Mudah-mudahan September bisa dibuka,” katanya.

Kadis Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan, bantuan akan didistribusikan ke 15 puskesmas di Bintan dan 1 klinik pariwisata di kawasan wisata Lagoi. Ketua IDI Bintan, dr Kurniawan mengatakan, beberapa waktu lalu, pihaknya melakukan komunikasi dengan HOPE Medical Services.

Dalam komunikasi kala itu, HOPE menanyakan perihal bantuan yang bisa diberikan untuk fasilitas kesehatan di Kabupaten Bintan. “Alhamdulillah dibantu 16 unit. Terus terang saya tidak kepikiran akan dibantu sebanyak ini apalagi harganya per unit sekira 1.400 US Dollar atau setara Rp 23 juta,” tukasnya. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
editor: tunggul