Ekonomi & Bisnis

UOBAM Indonesia Luncurkan UOBAM Inovasi Obligasi Nasional

Ilustrasi reksadana (Istimewa)

batampos.id – UOB Asset Management Indonesia (UOBAM Indonesia) menggandeng platform investasi PT Takjub Teknologi Indonesia (Ajaib Group), meluncurkan UOBAM Inovasi Obligasi Nasional (UNION). Ini adalah produk reksadana pendapatan tetap yang berfokus pada obligasi pemerintah Indonesia.

Direktur dan Chief Marketing Officer UOBAM Indonesia Alvin Jufitrick mengatakan, produk tersebut merupakan reksadana pendapatan tetap dalam mata uang rupiah (IDR) dengan strategi investasi yang unik. Menurutnya, produk ini memiliki fleksibilitas untuk berinvestasi pada Obligasi Pemerintah Indonesia yang diterbitkan dalam mata uang dolar Amerika Serikat (USD) dan rupiah.

“Memberikan akses bagi investor untuk memiliki eksposur ke berbagai seri Obligasi pemerintah Indonesia. Selanjutnya, di platform Ajaib, mereka bisa mulai berinvestasi di produk ini mulai dari Rp 10.000 saja,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (23/8).

Alvin memaparkan, Industri reksadana Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor reksa dana di Tanah Air meningkat 55 persen menjadi mendekati lima juta investor pada akhir Juni 2021.

BACA JUGA: Berinvestasi Reksa Dana Bisa melalui OCTO Mobile

“Lebih dari 70 persen pertumbuhan ini disumbangkan oleh channel digital. Ini menunjukkan peningkatan kesadaran berinvestasi masyarakat Indonesia terutama pada produk reksa dana, dan melalui platform digital,” tuturnya.

Sementara itu, Vice President Marketing Ajaib Gladys Pratiwi menuturkan, jumlah investor reksadana berbasis platform digital telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sebab, platform digital mampu memberikan kemudahan dan efisiensi dalam bertransaksi, serta transparansi.

“Kolaborasi akan membantu investor mengelola, mendiversifikasi, dan menumbuhkan investasi mereka secara lebih efektif untuk mencapai tujuan keuangan mereka,” ungkapnya. (*)

Reporter: JPG Group
Editor: Suprizal Tanjung