Bintan-Pinang

 Ahmad Husein jadi Kepala Kantor Kemenag Tanjungpinang, Budi Darmawan Kepala Kantor Kemenag Natuna

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepri, Mahbub Daryanto melantik Kepala Kantor Kemenag Tanjungpinang dan Natuna, Senin (23/8) lalu di Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kepri, Tanjungpinang. F. Humas Kanwil Kemenag Kepri.

batampos.id-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepri, Mahbub Daryanto melakukan penyegaran sejumlah posisi di lingkungan Kanwil Kemenag Provisni Kepri. Ia berharap penyegaran yang dilakukan dapat memberikan dampak bagi peningkatan kinerja.

BACA JUGA: Kemenag Minta Calon Jamaah Haji Proaktif Ikut Vaksinasi Covid-19

Nama pertama yang mendapatkan amanah adalah Ahmad Husein sebagai Kepala Kemenag Kota Tanjungpinang. Ia sebelumnya duduk sebagai Kakan Kemenag Kabupaten Natuna. Kemudian posisi yang ditinggalkanya diisi oleh Budi Darmawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Kepenghuluan dan Bina Keluarga Sakinah Kanwil Kemenag Kepri.

Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Kepri, Mahbub Daryanto menekankan beberapa poin penting. Pertama ia mengajak jajarannya untuk bekerja berlandaskan falsafah orang Melayu yang menjunjung tinggi rasa kekeluargaan dan kebersamaan.

“Secara pribadi memang saya merasa bahagia berada di Kepri, karena kita bekerja penuh dengan suasana kebersamaan,” ujar Kakanwil di sela-sela pelantikan di Kantor Kanwil Kemenag Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Senin (23/8) lalu.

Kedua, kepada Kakan Kemenag Kota Tanjungpinang yang baru saja dilantik, ia berharap Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri mampu menjadi parameter kemajuan Kementerian Agama dan bisa dijadikan contoh bagi Kankemenag yang lain.

“Di Tanjungpinang banyak hal yang harus kita benahi bersama, perlu pemetaan kembali bagaimana kita bisa membina kehidupan umat beragama,” jelasnya.

Menurutnya, moderasi beragama menjadi cara yang paling efektif membina kehidupan umat beragama di Kepulauan Riau agar masyarakat tetap hidup rukun dan damai. Ditegaskannya, masyarakat berhak mendapatkan pemahaman agama dengan baik dan benar.

“Kita berharap kondisi di Afghanistan dengan eskalasinya tidak berpengaruh terhadap kondisi di Indonesia. Oleh karena itu, mitigasi perlu kita lakukan dengan melibatkan lebih banyak ormas keagamaan untuk berkolaborasi dalam berbagai kegiatan,” jelasnya lagi.

Sedang yang ketiga, ia mengingatkan jajarannya untuk menjadi aktor yang menyejukkan umat dengan membangun narasi mencerahkan dan bukan sebaliknya memperkeruh suasana di masyarakat.

“Kepada Saudara Budi Darmawan, perubahan status menjadi eselon III hendaknya menjadi pribadi yang lebih baik. Belajar dengan para senior dan segara lakukan akselerasi program di sana,” pesannya.

Mantan Pejabat UIN STS, Jambi tersebut juga mengatakan, kondisi pandemi menuntut semua pihak melakukan berbagai macam inovasi pelayanan. Ia emberikan contoh adanya kegiatan pemberdayaan ekonomi pesantren sesuai dengan program prioritas Menteri Agama tentang kemandirian pesantren telah dilakukan kerjasama dengan Bank Indonesia Kepulauan Riau dalam memberdayakan pesantren sebagai basis ekonomi syariah baru yang memiliki potensi yang tinggi.

“Jika orang lain peduli, seharusnya kita lebih peduli karena itu tusi kita. Roadmap sudah kita susun sesuai dengan Renstra sebagai acuan target yang akan dicapai. Dan kita berharap agar pandemi segera berakhir dan segara kita bisa melakukan akselerasi. Saya ingin kita perbaiki posisi capaian realisasi anggaran sehingga butuh percepatan pelaksanaan program kegiatan namun tetap efektif dan efisien,” tutup Mahbub Daryanto.(*)

Reporter: jailani
editor: tunggul