Internasional

Bintang Hollywood ini Bagikan Surat Sedih Anak Afghanistan

Angelina Jolie ( F Olympia Maismont/AFP)

batampos.id – Bintang Hollywood yang vocal berbicara tentang kemanusiaan, Angelina Jolie membagikan surat sedih anak Afghanistan. Simpati mendalam ia tujukan kepada negara yang kini dikuasai Taliban sejak beberapa minggu terakhir itu.

Karena surat sedih anak Afghanistan itu, Jolie membuat akun Instagram pribadinya. Foto surat itu menjadi postingan pertamanya. Seberapa penting surat itu? Sangat penting karena berisi tentang perlakuan Taliban kepada warga Afghanistan.

Isi surat anak Afghanistan yang diposting Angelina Jolie di postingan pertamanya di Instagram. ( F Angelina Jolie)

Ini isinya: “Beberapa orang berkata bahwa Taliban berubah, tapi saya rasa tidak demikian. Itu karena (reputasi) masa lalu mereka yang sangat buruk. Taliban pernah datang ke rumah dan saya sangat ketakutan,” isi surat tersebut.

Sejak itu, anak kecil tersebut berpikir bagaimana bersekolah atau mengikuti kursus nanti dengan situasi seperti saat ini. Dia merasa ingin kembali ke masa 20 tahun lalu. Yaitu, ketika Taliban tumbang. “Kami tengah kehilangan kebebasan dan terpenjara sekali lagi,” tambahnya.

Setelah Taliban mengambil alih kekuasaan, kondisi Kabul memang berubah drastis. Foto-foto perempuan yang sebelumnya menjadi hiasan di depan salon, toko baju, dan pusat perbelanjaan telah dicat dengan warna hitam atau putih. Perempuan yang bekerja untuk stasiun penyiaran milik negara juga diberi tahu bahwa mereka telah dipecat. Perempuan yang pakaiannya kurang tertutup diserang dan penggeledahan dari rumah ke rumah tetap dilakukan. Beberapa orang dilaporkan ditawan.

Angelina Jolie mengatakan, saat ini penduduk Afghanistan kehilangan kemampuan untuk berkomunikasi melalui media sosial. Mereka juga tidak bisa lagi mengekspresikan diri dengan bebas. “Karena itu, aku memakai Instagram untuk membagikan kisah mereka dan menyuarakan ke seluruh dunia yang berjuang untuk hak asasi mereka,” tulis Angelina Jolie di halaman Instagram-nya yang hingga tadi malam memiliki 7,2 juta followers.

Sementara itu, AS meminta beberapa maskapai besar untuk terlibat dalam evakuasi di Afghanistan. Negeri Paman Sam itu harus mengeluarkan puluhan ribu penduduk AS, Afghanistan, dan warga asing lainnya yang ingin meninggalkan negara tersebut. Armada Udara Cadangan Sipil (CRAF) yang jarang digunakan kini diaktifkan untuk membantu pergerakan orang-orang yang tiba di pangkalan udara AS di Timur Tengah.

“Kami berusaha sebaik-baiknya untuk mengeluarkan semua orang, semua warga Amerika yang ingin pergi (dari Afghanistan, Red),” tegas Menteri Pertahanan Lloyd Austin seperti dikutip AFP.

Ada 18 pesawat milik maskapai sipil yang diterjunkan. Di antaranya, milik American Airlines, Atlas, Delta, Omni, Hawaiian, dan United. Selain itu, ada puluhan pesawat kargo militer yang ikut dalam evakuasi. Pesawat sipil itu tidak keluar masuk Kabul. Tapi menunggu di pangkalan AS yang terletak di Qatar, Bahrain, dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk menerbangkan orang-orang ke negara-negara Eropa serta AS. Misi evakuasi terbesar Pentagon itu ditargetkan selesai pada 31 Agustus. (*)

Reporter: Jpg
Editor: Chahaya Simanjuntak